Uang Beredar Februari 2025 Tumbuh 5,7 Persen Jadi Rp9.239,9 Triliun
Demi Ermansyah | 21 Maret 2025, 23:52 WIB

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian Indonesia terus meningkat pada Februari 2025. Dimana hal tersebut terlihat dari uang beredar dalam arti luas (M2) mencapai Rp9.239,9 triliun atau tumbuh 5,7% secara tahunan (yoy).
Tentunya pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan Januari yang hanya mencatat kenaikan di angka 5,5% (yoy).
Menurut Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa peningkatan likuiditas ini didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 7,4% (yoy) dan uang kuasi sebesar 1,8% (yoy).
“Perkembangan M2 pada Februari 2025 terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih,” ujar Ramdan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (21/3/2025).
Salah satu faktor utama di balik meningkatnya likuiditas adalah pertumbuhan penyaluran kredit yang tetap stabil di angka 9,0% (yoy). Stabilitas ini mengindikasikan bahwa aktivitas perbankan masih berjalan normal meskipun ada dinamika ekonomi global.
Disisi lain, lanjut Ramdan, aktiva luar negeri bersih mengalami lonjakan signifikan, tumbuh 4,1% (yoy) dibandingkan Januari yang hanya 2,4% (yoy). Kenaikan tersebut menunjukkan perbaikan cadangan devisa dan investasi asing yang masuk ke Indonesia.
Tak hanya itu saja, Bank Indonesia juga mencatat bahwa uang primer (M0) pada Februari 2025 mencapai Rp1.882,7 triliun, tumbuh 13,0% (yoy). Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan Januari (13,2% yoy), namun masih menunjukkan kestabilan.
"Komponen M0 adjusted menunjukkan bahwa uang kartal tumbuh 9,8% (yoy), sementara giro bank umum di BI tumbuh 5,1% (yoy). Hal ini mengindikasikan bahwa perbankan masih memiliki cadangan likuiditas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan kredit dan transaksi masyarakat," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









