Gandeng Bangkok Bank, Permata Bank Perkuat Investasi Swasta ke Indonesia

AKURAT.CO Permata Bank bersama Bangkok Bank, menggelar forum CEO di Bangkok, Thailand, Senin (19/5/2025), dengan mengundang Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Acara ini menjadi momentum memperkuat peran sektor perbankan dalam mendukung investasi lintas negara, khususnya dari Thailand ke Indonesia.
Forum eksklusif bertajuk Strengthening ASEAN Economic Ties tersebut menghadirkan para pelaku bisnis papan atas dari Thailand dan Asia Tenggara. Kehadiran Airlangga mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam lawatan diplomatik memperingati 75 tahun hubungan Indonesia-Thailand.
Merespon hal tersebut, Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli menyatakan bahwa forum ini merupakan bentuk konkret dari komitmen Permata Bank dan Bangkok Bank dalam mendorong pertumbuhan bersama di kawasan.
Baca Juga: Permata Bank Hadirkan Global Card Bebas Biaya Konversi untuk Traveler
Sebab melalui dialog langsung antara pemerintah dan pelaku bisnis sangat penting untuk memperkuat kepercayaan dan membuka peluang investasi baru.
“Momen ini merupakan kesempatan mempertemukan para pelaku bisnis Thailand dengan pemerintah Indonesia. Kami ingin menyoroti pentingnya memperkuat kerja sama ekonomi regional, sejalan dengan visi growing together yang kami jalankan bersama Bangkok Bank,” kata Melizo.
Bangkok Bank, lanjut Meliza, sebagai bank regional dengan jaringan internasional di lebih dari 14 negara, termasuk Indonesia, memainkan peran penting dalam menjembatani hubungan ekonomi antarnegara ASEAN.
Baca Juga: Bagi Dividen Rp1 Triliun, Transformasi Visi Regional Dorong Kinerja Cemerlang Permata Bank
"Dalam hal ini, Permata Bank sebagai anak usaha strategis terus memperkuat sinergi lintas batas negara," ucapnya.
Oleh karena itu, melalui forum ini perbankan Indonesia dan Thailand didorong untuk menjadi fasilitator pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan kolaboratif.
Fokus pada sektor investasi langsung, konektivitas bisnis, dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi prioritas utama.
Forum juga menghasilkan rencana tindak lanjut berupa penyusunan kerangka kerja sama investasi dan pembiayaan lintas negara yang lebih terstruktur di antara sektor swasta, perbankan, dan pemerintah kedua negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










