BI Minta Masyarakat Waspada, Marak Penipuan Bermodus QRIS Palsu

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam menggunakan layanan pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menyusul maraknya modus penipuan dengan QRIS palsu di berbagai daerah.
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Dicky Kartikoyono, menegaskan bahwa setiap pengguna, baik pelaku usaha maupun konsumen, harus memahami fitur transaksi dalam QRIS untuk menghindari risiko penyalahgunaan.
“Semua fitur transaksi QRIS harus dipahami oleh masyarakat, khususnya merchant atau pedagang dan kita sebagai pengguna,” ujar Dicky saat dihubungi di Jakarta, Jumat (20/6/2025).
Baca Juga: Bank Indonesia Perkuat Cadangan Devisa Lewat Kerja Sama Bilateral dengan Bank Sentral Asing
Menurut Dicky, masyarakat perlu mengecek kembali data tujuan sebelum menyelesaikan transaksi. Hal itu penting dilakukan agar dana tidak masuk ke rekening penipu. "Baca dengan cermat, konfirmasi ulang, baru tekan tombol finalisasi," ujarnya.
Peringatan ini disampaikan menyusul kasus penipuan QRIS palsu yang terjadi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Seorang pelaku asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diringkus oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulbar pada akhir Mei lalu.
Dirinya diduga memalsukan kode QR pembayaran dan menipu sejumlah pelaku usaha.
Kepala kafe tempat kejadian mengatakan sempat curiga lantaran tidak ada notifikasi pembayaran yang masuk. Setelah dicek, transaksi tersebut ternyata tidak tercatat.
Baca Juga: Stabilkan Rupiah dan Kendalikan Inflasi, Bank Indonesia Tahan BI Rate di 5,75%
Melihat kasus tersebut, BI menilai penguatan literasi digital menjadi kebutuhan mendesak. "Edukasi masyarakat dan pelaku usaha akan terus dilakukan melalui kantor-kantor BI di seluruh Indonesia, bekerja sama dengan penyedia jasa pembayaran," ujar Dicky.
BI juga mempertimbangkan untuk mewajibkan industri melakukan edukasi sebagai bagian dari tanggung jawab perlindungan konsumen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








