Akurat
Pemprov Sumsel

Cara Bijak Gunakan Profit Deposito Atasi Krisis Finansial

Ikhwan Fajar Ramadhan | 23 Juni 2025, 16:50 WIB
Cara Bijak Gunakan Profit Deposito Atasi Krisis Finansial

AKURAT.CO, Krisis finansial bisa datang tanpa peringatan, baik akibat resesi global, kehilangan pekerjaan, maupun kebutuhan medis yang mendadak. Di tengah situasi seperti ini, memiliki sumber pendapatan pasif dari instrumen investasi yang aman dan stabil seperti investasi deposito bisa menjadi penyelamat.

Mengelola profit deposito secara cerdas bisa menjadi solusi finansial jangka pendek maupun panjang di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, sekadar memiliki deposito tidaklah cukup. Anda juga harus memahami cara bijak mengelola serta memanfaatkan keuntungannya untuk menjaga stabilitas keuangan.

Alasan Gunakan Bunga Deposito untuk Biaya Hidup Saat Krisis Terjadi

Dalam situasi krisis, mencari sumber dana cepat yang tidak membebani keuangan jangka panjang sangat penting. Bunga dari deposito bisa dimanfaatkan untuk menutup kebutuhan harian tanpa harus mengorbankan aset utama.

Baca Juga: Investasi Deposito vs Reksa Dana, Untung Mana?

1. Pendapatan Pasif Tanpa Mengurangi Pokok

Bunga dari deposito memungkinkan Anda memperoleh pendapatan pasif secara berkala tanpa mengurangi dana pokok yang diinvestasikan. Ini memberi ruang gerak dalam memenuhi kebutuhan tanpa menyentuh simpanan utama.

2. Lebih Stabil Dibanding Investasi Risiko Tinggi

Berbeda dari instrumen lain seperti saham atau kripto yang volatil, investasi deposito memiliki tingkat pengembalian yang relatif stabil. Hal ini menjadikannya opsi ideal untuk menopang keuangan di tengah ketidakpastian ekonomi.

3. Proses Penarikan Bunga Lebih Fleksibel

Sebagian besar bank memungkinkan penarikan bunga deposito secara bulanan atau pada waktu tertentu sesuai kesepakatan. Fleksibilitas ini menjadikannya sumber likuiditas tambahan saat pemasukan utama terganggu. 

Baca Juga: Mau Investasi Deposito, Cek Daftar Bank Tawarkan Bunga Deposito Tinggi

Strategi Bijak Manfaatkan Profit Deposito untuk Biaya Hidup

Memanfaatkan hasil dari deposito harus dilakukan secara strategis agar tetap berkelanjutan dan tidak mengganggu dana pokok.

1. Buat Anggaran Harian Berdasarkan Estimasi Bunga

Hitung total bunga deposito yang akan diterima setiap bulan, lalu buat alokasi anggaran harian dari angka tersebut. Ini membantu Anda menghindari pengeluaran berlebihan.

2. Gunakan untuk Biaya Hidup Prioritas

Prioritaskan penggunaan bunga deposito untuk kebutuhan dasar seperti makanan, listrik, air, dan transportasi. Hindari membelanjakan profit untuk kebutuhan sekunder yang bisa ditunda.

Baca Juga: Ada Waktunya Nanti, Investasi Deposito Tak Lagi Menguntungkan

3. Kombinasikan dengan Pendapatan Lain

Jika Anda masih memiliki penghasilan meskipun berkurang, gunakan bunga deposito sebagai pelengkap, bukan pengganti penuh. Strategi ini menjaga ketahanan dana deposito lebih lama.

4. Sisihkan Sebagian untuk Dana Darurat

Jika memungkinkan, alokasikan sebagian bunga untuk dana darurat tambahan agar cadangan likuiditas tetap terjaga meski krisis berlangsung lama. 

Di Tengah Masa Sulit: Jangan Sentuh Pokok Dana Jika Tidak Mendesak

Meskipun bunga deposito dapat digunakan untuk menutup kebutuhan harian, sebaiknya dana pokok tidak disentuh kecuali dalam keadaan benar-benar darurat.

Baca Juga: Mengenal Deposito Bank Digital, Instrumen Keuangan Yang Lagi Digandrungi Masyarakat

1. Menjaga Keamanan Finansial Jangka Menengah hingga Panjang

Dengan mempertahankan dana pokok, Anda tetap memiliki pondasi keuangan yang bisa diandalkan dalam jangka waktu lebih panjang, terutama saat pemulihan ekonomi membutuhkan waktu.

2. Menghindari Kerugian dari Pencairan Dini

Pencairan deposito sebelum jatuh tempo biasanya dikenai penalti atau bunga hangus. Hal ini dapat mengurangi nilai keuntungan secara signifikan.

3. Meningkatkan Rasa Aman secara Psikologis

Mengetahui bahwa dana pokok investasi deposito masih utuh dapat memberikan ketenangan batin, yang penting untuk mengambil keputusan rasional selama krisis.

Baca Juga: Cara Menghitung Bunga Deposito, Panduan Lengkap untuk Calon Investor

4. Memberi Ruang untuk Pemulihan Ekonomi Pribadi

Dengan menjaga pokok tetap utuh, Anda memiliki waktu dan ruang untuk menata ulang strategi keuangan pribadi pasca-krisis tanpa tekanan tambahan. 

Strategi Menjaga Deposito Tetap Aman di Masa Sulit

Selain bijak memanfaatkan bunga, Anda juga perlu melindungi simpanan deposito dari risiko selama krisis berlangsung.

1. Diversifikasi Penempatan Deposito

Alih-alih menempatkan seluruh dana dalam satu instrumen seperti deposito, sebaiknya Anda menyebarkan investasi ke beberapa instrumen yang berbeda. Diversifikasi ini penting untuk mengurangi risiko dan memaksimalkan potensi imbal hasil. Misalnya, melalui platform seperti Aplikasi digibank by DBS, Anda bisa mengalokasikan dana ke Reksadana, obligasi, maupun deposito sesuai profil risiko dan tujuan keuangan Anda.

Baca Juga: Deposito Jangka Pendek Jadi Pilihan Paling Aman Saat Ini

Dengan strategi ini, Anda tidak hanya mendapatkan keuntungan dari bunga tetap, tetapi juga berpeluang meraih pertumbuhan nilai investasi yang lebih optimal. Pastikan seluruh produk investasi yang Anda pilih telah terdaftar dan diawasi oleh OJK untuk menjaga keamanan dana Anda.

2. Pilih Jangka Waktu Sesuai Kebutuhan

Tenor deposito perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan proyeksi likuiditas Anda selama masa sulit. Untuk menjaga fleksibilitas, Anda dapat membagi dana ke dalam beberapa tenor, misalnya sebagian pada jangka pendek (1–3 bulan) dan sebagian lagi pada jangka panjang (6–12 bulan). Strategi ini disebut laddering atau tangga deposito. Dengan metode ini, Anda akan memiliki jatuh tempo secara berkala yang bisa digunakan untuk kebutuhan darurat tanpa harus mencairkan seluruh deposito sebelum waktunya.

3. Pastikan Terdaftar di LPS

Langkah ini adalah salah satu perlindungan paling dasar namun sangat penting. LPS menjamin simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, dengan syarat deposito berada dalam rentang bunga penjaminan yang ditetapkan dan tidak melanggar ketentuan. Jadi, pastikan bunga deposito Anda tidak melebihi batas bunga penjaminan LPS. Jika Anda memiliki dana besar, penyebaran dana ke beberapa bank juga akan memastikan seluruh simpanan Anda terlindungi sepenuhnya oleh LPS.

Baca Juga: Deposito Online Atau Konvensional, Untung Mana?

4. Gunakan Platform Digital yang Aman

Akses perbankan digital memudahkan Anda memantau, mengelola, dan mencairkan deposito kapan saja. Namun, penting untuk memilih aplikasi yang terpercaya, memiliki sistem keamanan berlapis, serta diawasi oleh OJK. Hindari mengakses akun dari perangkat umum atau jaringan Wi-Fi publik yang rentan terhadap peretasan. Pastikan juga Anda rutin mengganti password dan mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA). Dengan platform digital yang andal, Anda bisa menjaga keamanan dan fleksibilitas investasi dengan lebih optimal di tengah masa sulit. 

Setelah Kondisi Mulai Stabil: Siapkan Dana Darurat dari Bunga Deposito

Setelah kondisi ekonomi mulai pulih dan pendapatan utama kembali stabil, jangan langsung mengubah pola konsumsi. Gunakan momen ini untuk membangun dana darurat yang lebih kuat dengan memanfaatkan bunga dari investasi deposito. Sisihkan sebagian profit deposito ke rekening terpisah sebagai cadangan bila terjadi krisis mendadak lagi di masa depan.

Pendekatan ini akan memperkuat ketahanan finansial Anda dan memberikan ketenangan dalam menghadapi masa depan yang tidak pasti. Memiliki dana darurat dari sumber bunga akan membuat Anda lebih siap tanpa harus mengorbankan aset utama lainnya.

Baca Juga: Deposito Online Atau Konvensional, Untung Mana?

Profit dari deposito bukan sekadar bonus pasif, tapi bisa menjadi penopang utama keuangan saat krisis melanda. Dengan strategi yang bijak dan perencanaan matang, bunga deposito mampu membantu Anda bertahan tanpa harus menjual aset atau berutang. Investasi deposito yang dikelola secara cerdas akan melindungi Anda dari gejolak finansial yang tak terduga.

Ingin mengelola deposito secara fleksibel dan aman? Gunakan Aplikasi digibank by DBS untuk membuka deposito dengan bunga kompetitif dan fitur digital lengkap. Atur keuangan Anda dengan lebih bijak dan siap hadapi kondisi apa pun! 

Di era digital ini, Anda juga bisa berdiskusi tentang tren terkini dalam dunia keuangan lewat aplikasi. Dapatkan panduan finansial dari advisor, notifikasi keuangan harian, serta akses ke kelas edukasi yang akan membantu Anda mengambil keputusan lebih bijak. Aplikasi digibank by DBS juga menghadirkan insight finansial dan sektor industri yang telah terseleksi, sehingga Anda bisa menangkap momentum kapan saja, 24/7.

Baca Juga: Ini Peran Deposito Pemerintah dalam Pengelolaan Keuangan Negara

Dengan Aplikasi digibank by DBS, Anda bisa mulai deposito hanya dari Rp1 juta. Nikmati bunga kompetitif hingga 5% per tahun, dengan akses penuh selama 24 jam melalui aplikasi. Pilih tenor yang sesuai dengan kebutuhan—mulai dari 1, 3, 6, 9, hingga 12 bulan—dan tenang karena dana Anda dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ini saatnya berinvestasi cerdas dan tetap aman, apa pun kondisi ekonominya.

Siap Kelola Profit Deposito Lebih Cerdas? Buka deposito sekarang di Aplikasi digibank by DBS. Nikmati bunga kompetitif yang bisa diakses 24/7 langsung dari genggaman. Klik di sini untuk mulai investasi sekarang!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.