Akurat
Pemprov Sumsel

PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

Mukodah | 1 Juli 2025, 20:56 WIB
PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

AKURAT.CO PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan langkah bersejarah di pasar keuangan nasional.

Lembaga keuangan milik negara ini resmi menjadi yang pertama di Indonesia yang menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi bernilai total Rp6 triliun dan PUB Sukuk senilai total Rp10 triliun yang keduanya Berwawasan Sosial Orange atau lebih dikenal dengan nama Orange Bonds. Sebuah instrumen keuangan berorientasi sosial yang difokuskan pada pemberdayaan perempuan prasejahtera.

Penerbitan Orange Bonds oleh PNM bukan sekadar inovasi finansial, namun juga bentuk konkret dari komitmen perusahaan dalam mendukung keuangan inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga: Punya Disiplin Tinggi, Gibran Harap Ibu-ibu Nasabah PNM Mekaar Bondowoso Bisa Naik Kelas

Hal ini selaras dengan prinsip orange movement yang sedang berkembang di Indonesia yang juga sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB Goals 5 (UN SDGs 5) dalam aspek kesetaraan gender.

Penerbitan Orange Bonds PNM dapat membantu menekan kesenjangan pendanaan untuk mencapai target-target SDGs di Indonesia yang mencapai Rp24.000 triliun.

Dalam pelaksanaannya, dana yang dihimpun akan digunakan untuk memperluas pembiayaan dan pendampingan kepada perempuan ultra mikro di seluruh penjuru negeri, melalui program PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar) dan PNM Mekaar Syariah.

Baca Juga: PNM Ajak Ribuan Siswa SMK Berani Berwirausaha Lewat Pekan Nasional Mengajar

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, berharap dengan diterbitkannya Orange Bonds dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemberdayaan perempuan melalui pasar modal.

"Instrumen berharga yang berfokus dalam pemberdayaan perempuan di Indonesia masih sangat minim dan ini merupakan yang pertama di pasar modal Indonesia. Langkah ini merupakan wujud nyata dari semangat kami untuk menghadirkan keuangan yang berdampak," jelas Arief, dalam keterangannya, Selasa (1/7/2025).

Baginya, Orange Bonds bukan hanya instrumen investasi tapi roda penggerak transformasi sosial.

Pada tahap pertama tahun 2025, PNM berhasil menghimpun dana sebesar Rp1 triliun sebagai bagian dari program senilai total Rp6 triliun.

Baca Juga: Perkuat Literasi Keuangan Syariah, OJK Gandeng AO PNM dalam Program Sicantiks

Obligasi ini terbagi dalam tiga seri yaitu:

* Seri A: tenor 370 hari dengan kupon 6,25 persen per tahun.
* Seri B: tenor 3 tahun dengan kupon 6,65 persen per tahun.
* Seri C: tenor 5 tahun dengan kupon 6,85 persen per tahun.

Selain obligasi, PNM juga menerbitkan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Orange dengan nilai Rp1,75 triliun sebagai bagian dari program senilai total Rp10 triliun.

Sukuk ini mendukung pembiayaan syariah dengan dampak sosial yang terukur, dan terbagi dalam tiga seri:

* Seri A: tenor 370 hari, indikasi bagi hasil 6,25 persen per tahun
* Seri B: tenor 3 tahun, indikasi bagi hasil 6,65 persen per tahun
* Seri C: tenor 5 tahun, indikasi bagi hasil 6,85 persen per tahun.

Baca Juga: Nasabah PNM Mekaar Raih Mata Lokal Award 2025, dari Usaha Ultra Mikro ke Dampak Makro

Penerbitan ini juga mendapat sambutan positif dari pasar dan memperoleh peringkat tertinggi dari PEFINDO: idAAA untuk obligasi dan idAAAsy untuk sukuk.

Peringkat ini mencerminkan prospek keuangan yang stabil dari PNM, meskipun diterbitkan di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Orange Bonds PNM juga didukung oleh Impact Investment Exchange (IIX), yang merupakan bagian dari Orange movement, dalam menghubungkan investor dan membangun pasar modal sosial.

Baca Juga: PNM Berangkatkan Ratusan Pemudik Lewat Program Mudik Bersama BUMN

Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan sebagai modal kerja untuk program PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar), sementara hasil sukuk dialokasikan untuk pembiayaan PNM Mekaar Syariah dengan melibatkan sejumlah Penjamin Pelaksana Emisi Efek Terkemuka yaitu PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Distribusi efek akan dilakukan secara elektronik pada 8 Juli 2025 dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 9 Juli 2025 dan pembayaran Bunga akan dibayarkan setiap triwulan sejak tanggal emisi.

Arief mengungkapkan, dengan terbitnya Orange Bonds membuktikan keseriusan PNM dalam mengoptimalkan pemerataan akses pembiayaan bagi perempuan unbankable dan pemberdayaan perempuan pengusaha ultra mikro agar mampu lebih berdaya serta memberi dampak bagi sekitarnya.

Baca Juga: PNM-Kementerian UMKM Perkuat Literasi Usaha bagi Pengusaha Mikro di Kalimantan Barat

"Ke depannya PNM akan terus memperluas jangkauan layanan melalui digitalisasi, penguatan ekosistem ultra mikro dan peningkatan serta pengembangan kapasitas nasabah melalui pelatihan berkelanjutan," katanya.

PNM juga akan memperkuat tata kelola sosial berbasis indikator SDGs sebagai bagian dari penerapan prinsip ESG yang terukur. Salah satunya dengan menggaungkan kampanye #PNMuntukUMKM, #PNMPemberdayaanUMKM, #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK