EMTK Tambah Kepemilikan Saham di SCMA, Perkuat Cengkeraman di Media

AKURAT.CO PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) kembali menunjukkan langkah strategis dalam memperkuat kendalinya di sektor media penyiaran.
Perusahaan yang selama ini dikenal sebagai salah satu pemain utama dalam industri media dan teknologi di Indonesia itu menambah kepemilikan sahamnya di PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), pengelola saluran televisi SCTV dan Indosiar.
Aksi korporasi ini dilakukan melalui pembelian 244.921.100 saham SCMA dalam dua periode, yakni pada 7–9 Juli dan 15–17 Juli 2025. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), harga pembelian berada di kisaran Rp149 hingga Rp168 per saham.
Baca Juga: Ketegangan Geopolitik Timur Tengah Guncang Pasar Asia, Rupiah dan Bursa Saham Tertekan
Dengan transaksi tersebut, EMTK meningkatkan porsi kepemilikannya di SCMA sebesar 0,33%, dari sebelumnya 65,03% menjadi 65,37%. Artinya, kepemilikan EMTK naik dari 48,1 miliar saham menjadi 48,3 miliar saham dari total saham SCMA yang beredar dan disetor penuh.
Corporate Secretary EMTK, Titi Maria Rusli, menegaskan bahwa aksi pembelian ini bertujuan untuk investasi jangka panjang.
"Tujuan transaksi untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung," ungkap Titi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (19/7/2025).
Titi juga menegaskan bahwa EMTK masih akan tetap bertindak sebagai pemegang saham pengendali SCMA. Menurutnya, kendali ini penting untuk menjaga arah strategi bisnis dan kesinambungan pertumbuhan di sektor media yang semakin kompetitif.
SCMA sendiri merupakan salah satu aset utama dalam portofolio EMTK. Perusahaan ini membawahi berbagai unit bisnis strategis di bidang media, termasuk stasiun TV nasional SCTV dan Indosiar, platform digital Vidio, serta sejumlah anak usaha lainnya yang bergerak di sektor konten dan hiburan digital.
Baca Juga: Bursa Saham Global Menguat, IHSG Siap Bangkit Usai Libur Waisak
Langkah EMTK menambah kepemilikan saham di SCMA menandakan keyakinan manajemen terhadap prospek jangka panjang industri media, terutama dalam lanskap digital yang terus tumbuh. EMTK melihat SCMA sebagai tulang punggung dari transformasi digital mereka di sektor media dan hiburan.
Selain memperkuat posisi di pasar penyiaran, aksi ini juga bisa dimaknai sebagai upaya konsolidasi untuk menjaga stabilitas kepemilikan dan mengantisipasi potensi perubahan dinamika pasar. Dengan kepemilikan mayoritas, EMTK memiliki keleluasaan dalam menentukan arah bisnis SCMA ke depan.
Dari sisi pasar, saham EMTK mencatatkan penguatan pada perdagangan Jumat (18/7/2025), ditutup di level Rp580 per saham. Kenaikan ini mencerminkan apresiasi pelaku pasar terhadap strategi EMTK, dengan kenaikan sebesar 6,42% dibandingkan dengan hari perdagangan sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









