Airlangga: Realisasi Investasi Danantara Tembus Rp179 Triliun di Semester I-2025

AKURAT.CO Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Ekonomi) mencatat realisasi investasi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mencapai Rp179,05 triliun sepanjang semester I-2025.
Hal ini dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat sesi konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026.
Airlangga mengatakan, dengan adanya realisasi tersebut, Presiden Prabowo meminta agar Danantara bisa lebih berakselerasi dalam beberapa tahun kedepan.
“Dan Pak Presiden tadi berharap bahwa Danantara di semester 2 dan di tahun depan akan lebih berakselerasi,” kata Airlangga dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026, Jumat (15/8/2025).
Baca Juga: Niscaya Danantara, Prabowo: Lembaga Investasi Baru Penggerak Ekonomi Nasional
Adapun, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan Danantara, sebuah lembaga investasi negara yang akan mengelola dana hingga triliunan dolar untuk membiayai proyek strategis nasional.
Hal ini disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD, Jumat (15/8/2025).
Prabowo menjelaskan, Danantara akan berfokus pada pembiayaan hilirisasi industri, pengembangan infrastruktur, dan penciptaan lapangan kerja.
Dana besar ini akan diperoleh dari kombinasi APBN, BUMN, dan investasi swasta. Pemerintah memastikan tata kelola Danantara dilakukan secara profesional dan transparan, dengan melibatkan manajemen yang berpengalaman.
Proyek-proyek prioritas yang akan didanai antara lain pabrik pengolahan nikel, pusat riset teknologi, dan kawasan industri hijau. Langkah ini diharapkan akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi ekonomi nasional.
Prabowo menegaskan bahwa hilirisasi tidak hanya meningkatkan pendapatan negara, tetapi juga membuka peluang kerja luas bagi masyarakat. Dengan begitu, manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh rakyat.
Prabowo optimistis, dengan pengelolaan yang tepat, Danantara akan menjadi mesin penggerak ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










