Tekanan Ekonomi Buat Gen Z Sulit Punya Rumah, Benarkah?

AKURAT.CO Memiliki rumah sendiri menjadi impian banyak orang, termasuk generasi Z. Namun, kenyataan di lapangan tidak selalu sesuai harapan. Harga properti yang terus naik membuat banyak anak muda pesimistis memiliki rumah pertama.
Sementara itu, penghasilan Gen Z umumnya masih terbatas, apalagi bagi mereka yang baru memulai karier. Biaya hidup di perkotaan kian mahal, mulai dari transportasi, makanan, hingga kebutuhan hiburan, sehingga menyisihkan uang untuk menabung terasa semakin sulit.
Sebagian Gen Z bahkan bekerja di sektor informal atau freelance dengan pendapatan yang tidak menentu. Kondisi ini membuat mereka sulit mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) karena persyaratan bank biasanya mensyaratkan penghasilan tetap.
Baca Juga: Ramalan Keuangan Zodiak Terbaru 6 September 2025: Leo, Gemini, Virgo, dan Capricorn
Jika tren ini dibiarkan, dikhawatirkan akan muncul generasi tanpa kepemilikan rumah. Padahal, rumah tidak hanya aset finansial, tetapi juga kebutuhan pokok bagi masa depan keluarga.
Dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (6/9/2025), pemerintah sebenarnya telah menghadirkan skema subsidi untuk pembelian rumah. Namun, akses dan sosialisasi program ini masih terbatas. Banyak anak muda yang tidak mengetahui adanya fasilitas bantuan tersebut.
Agar bisa memiliki rumah, Gen Z perlu menyusun strategi keuangan sejak dini. Salah satunya dengan menabung khusus untuk uang muka rumah. Meski butuh waktu lama, disiplin menabung akan membantu meringankan beban cicilan.
Langkah lain adalah memulai investasi produktif yang bisa berkembang lebih cepat dibanding tabungan biasa. Reksa dana atau emas bisa menjadi pilihan untuk menambah dana persiapan membeli rumah.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Scorpio Hari Ini 6 September 2025: Cinta, Karier, Keuangan, dan Kesehatan!
Selain itu, Gen Z sebaiknya mempertimbangkan lokasi rumah yang lebih terjangkau. Tidak selalu harus di pusat kota, tetapi bisa di pinggiran dengan akses transportasi memadai.
Tips lainnya adalah mengurangi pengeluaran konsumtif, seperti nongkrong berlebihan atau belanja barang mewah. Setiap rupiah yang dihemat bisa dialihkan ke tabungan rumah.
Dengan strategi yang tepat dan disiplin, Gen Z masih punya peluang memiliki rumah. Memang butuh waktu dan pengorbanan, tetapi impian tersebut bukan hal yang mustahil dicapai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









