Emas Batangan vs Emas Perhiasan: Mana yang Paling Menguntungkan untuk Investasi Jangka Panjang?

AKURAT.CO Emas telah lama diakui sebagai salah satu aset paling stabil dan aman (safe haven) untuk investasi.
Namun, ketika seseorang memutuskan untuk mulai berinvestasi dalam logam mulia ini, sering muncul pertanyaan krusial: Sebaiknya memilih emas batangan (logam mulia) atau emas perhiasan?
Kedua jenis emas ini memiliki karakteristik, kelebihan, dan kekurangan masing-masing yang sangat memengaruhi potensi keuntungannya sebagai aset investasi.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, 14 Desember 2025: UBS Jadi Turun, Galeri24 Masih Stabil
Emas Batangan (Logam Mulia): Pilihan Ideal untuk Investasi Murni
Emas batangan atau logam mulia adalah emas dalam bentuk murni, biasanya dengan kadar 99.99% (24 karat), yang dicetak dalam berbagai ukuran gramasi dan dilengkapi sertifikat resmi seperti Antam atau UBS.
Keunggulan Emas Batangan terletak pada fokusnya yang murni sebagai aset investasi. Ketika dijual, nilainya dihitung murni berdasarkan berat dan kemurnian emas, sejalan dengan harga pasar global, sehingga harga jual kembali cenderung tinggi.
Emas batangan juga bebas dari biaya pembuatan (upah) dan dilengkapi sertifikat yang menjamin keasliannya, membuatnya sangat likuid atau mudah dijual kembali di mana saja. Kelemahannya hanya pada fungsinya yang tidak bisa dipakai dan membutuhkan tempat penyimpanan yang aman.
Emas Perhiasan: Gabungan Estetika dan Tabungan
Emas perhiasan adalah emas yang telah dibentuk menjadi aksesori seperti cincin, kalung, atau gelang. Kadar emas perhiasan umumnya berkisar antara 18 karat hingga 22 karat karena dicampur dengan logam lain untuk menambah kekerasan.
Kekurangan Emas Perhiasan sebagai investasi terletak pada adanya potongan harga yang besar saat dijual kembali. Investor akan dikenakan potongan yang disebut "biaya pembuatan" atau "upah" yang dapat mengurangi nilai jual hingga 10% bahkan 25% dari harga beli awal.
Selain itu, karena kadarnya tidak murni 99.99% dan rentan aus jika sering dipakai, nilainya cenderung kurang optimal untuk tujuan akumulasi kekayaan jangka panjang. Keunggulannya adalah bisa dipakai sebagai aksesori sehari-hari dan lebih terjangkau untuk modal awal yang kecil.
Kesimpulan: Fokus pada Keuntungan Jangka Panjang
Jika tujuan utama Anda adalah investasi jangka panjang dan mencari keuntungan maksimal dari kenaikan harga emas murni, Emas Batangan adalah pilihan yang paling menguntungkan.
Hal ini karena emas batangan memungkinkan Anda menyimpan nilai aset murni tanpa terbebani potongan biaya pembuatan yang signifikan. Emas batangan sangat ideal untuk akumulasi kekayaan dan lindung nilai inflasi.
Sementara itu, emas perhiasan lebih cocok diposisikan sebagai "tabungan konsumtif" yang dapat dinikmati secara estetika.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









