Purbaya Bidik Rasio Pajak 12 Persen demi Hentikan Isu Kebocoran

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan peningkatan kinerja penerimaan pajak menjadi kunci untuk menghilangkan isu kebocoran penerimaan negara yang disorot Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Purbaya, jika rasio pajak Indonesia mampu naik ke kisaran 11–12%, maka tudingan kebocoran pajak dan bea cukai akan dengan sendirinya mereda.
“Kalau prestasi kita bagus dan tax collection-nya naik, misalnya ke 11–12 persen, alasan itu sudah hilang,” kata Purbaya usai melantik 43 pegawai Kementerian Keuangan di Direktorat Jenderal Pajak, Jumat (6/2/2026).
Baca Juga: 40 Perusahaan Baja Disisir Kemenkeu, Potensi Pajak Hilang Capai Rp5 Triliun
Ia menilai capaian rasio pajak yang lebih tinggi akan menjadi bukti konkret perbaikan sistem perpajakan nasional, sekaligus menjawab kritik Presiden terkait kebocoran penerimaan negara.
Purbaya juga menegaskan bahwa target tersebut bukan sekadar angka, melainkan tanggung jawab bersama seluruh jajaran Kementerian Keuangan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Upaya kita harus sungguh-sungguh. Jangan main-main. Pimpinan harus turun langsung melihat kinerja anak buahnya,” ujarnya.
Bahkan, Purbaya sempat melontarkan pernyataan optimistis bahwa keberhasilan mencapai target rasio pajak tersebut layak dirayakan.
Baca Juga: Purbaya: Tanpa Wamenkeu Baru, Koordinasi Kemenkeu Tetap Jalan
“Nanti kita pesta makan-makan kalau itu kejadian, Pak. Pasti kejadian,” ujarnya.
Ia berharap kerja keras sepanjang tahun ini dapat memastikan Presiden tidak lagi mengangkat isu kebocoran pajak dalam forum-forum resmi pemerintahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









