Standard Chartered Ungkap Tiga Tema Investasi Utama 2026

AKURAT.CO Standard Chartered menilai tahun 2026 masih menawarkan peluang bagi investor, meskipun dihadapkan pada volatilitas pasar global.
Dalam laporan Global Market Outlook 2026 – Blowing Bubbles?, bank tersebut mengidentifikasi tiga tema utama investasi yang dinilai relevan untuk tahun depan.
Tema pertama adalah ekuitas, dengan fokus pada pasar yang ditopang oleh pertumbuhan laba perusahaan. Standard Chartered menilai adopsi teknologi dan kecerdasan buatan menjadi faktor struktural yang mendorong kinerja saham secara berkelanjutan.
Baca Juga: Standard Chartered Sebut Stabilitas BItcoin Jadi Kunci Masa Depan DeFi
Tema kedua adalah income, khususnya obligasi emerging markets. Instrumen ini dinilai menawarkan imbal hasil yang relatif menarik sekaligus berfungsi sebagai diversifikasi portofolio di tengah fluktuasi pasar global.
Sementara itu, tema ketiga adalah diversifiers, yang mencakup emas dan strategi investasi alternatif. Instrumen tersebut diproyeksikan dapat membantu meredam volatilitas dan menjaga keseimbangan portofolio dalam jangka panjang.
Pendekatan investasi yang disarankan menekankan pentingnya diversifikasi lintas kelas aset dan kawasan. Alokasi portofolio juga disarankan lebih terstruktur, mencakup komponen inti (core), taktis (tactical), dan oportunistik (opportunistic).
Baca Juga: OKX Gandeng Standard Chartered Uji Coba Agunan Kripto Institusional
CEO Standard Chartered Indonesia, Donny Donosepoetro OBE menyampaikan bahwa disiplin dalam membangun portofolio menjadi kunci bagi investor di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan.
“Dalam situasi seperti ini, diversifikasi dan disiplin investasi menjadi semakin krusial agar nasabah dapat melewati volatilitas sekaligus tetap fokus pada tujuan jangka panjang,” ujar Donny.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








