Akurat
Pemprov Sumsel

Revolusi BTN Tanggalkan Identitas Spesialis KPR

Yosi Winosa | 14 Maret 2026, 10:48 WIB
Revolusi BTN Tanggalkan Identitas Spesialis KPR
Direktur Operations BTN, I Nyoman Sugiri Yasa

AKURAT.CO Selama ini, PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN) atau BTN menjadi satu-satunya bank yang secara historis dan resmi dikenal sebagai bank spesialis KPR (pembiayaan perumahan) di Tanah Air. Mortgage banking rasanya sudah menjadi DNA bank satu ini.

Namun wajah BTN bakal berubah dalam Waktu dekat. Perseroan, yang mengusung visi baru menjadi "Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia" untuk tahun 2025-2029 memutuskan untuk naik kelas dari mortgage banking menjadi beyond mortgage, lebih tepatnya full service banking.

Menurut Direktur Operations BTN, I Nyoman Sugiri Yasa, perseroan telah menyiapkan sejumlah strategi antara lain memperkuat mesin pendanaan agar lebih berkelanjutan, meningkatkan proporsi produk melalui cross selling, serta menghadirkan layanan perbankan yang lebih lengkap dengan keunggulan customer experience.

Baca Juga: BTN Ubah Wajah Layanan, Ekspansi Ditopang Operasional Modern

"Selama ini BTN dikenal hanya melayani KPR. Ke depan kami ingin mengubah itu, bahwa BTN bisa melayani full banking services, mulai dari transaksi hingga investasi,” ujar Nyoman di sela Talk Show & Anugerah Jurnalistik dan Foto BTN 2026 di Ballroom Menara 1 BTN, Jakarta, Jumat (13/3/2026) malam.

Mengacu dokumen perseroan bertajuk "FY25 Results Presentation", dijelaskan bahwa pendekatan beyond mortgage akan dilakukan lewat 3 hal: ekspansi dan diversifikasi portofolio pembiayaan ke ekosistem nonperumahan, bekerja sama dengan berbagai institusi untuk meleverage eksositem mereka serta mendukung UMKM lewat Program KPR Perumahan atau KPP.

Benar saja, per akhir 2025 BTN sudah ekspansi kemana-mana. Termasuk di antaranya, menggandeng PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dan PT Taman Impian Jaya Ancol beserta seluruh ekosistemnya, HKBP beserta ekosistemnya termasuk Kampus UHN Medan dan UHN Pematang Siantar, ritel MAP, ACe Hardware, Informa, Alfamidi dan masih banyak lagi.

Semua ekosistem ini yang merupakan "less crowded segment", akan dikelompokan sedemikian rupa menjadi segmentasi konsumen ritel untuk meningkatkan CASA demi basis pendanaan yang berkelanjutan. Setidaknya ekosistem BTN sudah mencakup 5 segmentasi, Lembaga keuangan, pendidikan, pemerintah, kesehatan dan ritel.

BTN juga akan mengembangkan beyond mortage banking dengan mengidentifikasi sector prioritas di masing-masing wilayah kerja, mengakselerasi akuisisi konsumen di 5 segmentasi tadi serta memperdalam ekosistem partnership. Dengan begitu, identitas dan positioning BTN sebagai perbankan ritel (consumer bank) juga akan semakin kuat.

Bahkan keseriusan BTN mengubah wajah mereka menjadi lebih consumer bank terlihat dari rencana akuisisi salah satu portofolio kredit di Tanah Air yang dikabarkan senilai RP22 triliun. Prosed due diligence tengah berlangsung dan transaksi ditargetkan selesai di tahun 2026 ini.

Untuk memenuhi gaya hidup dan kebutuhan konsumen lebih muda, Bale by BTN juga hadir kini dengan lebih kaya fitur. Berbagai inistiatif dan kerja sama digital dihadirkan Bale, mulai dari Bale 3 S (Santai, Santap, Sehat), Bale Sport, Bale Ayu, Bale COnnect The World, Bale Hype dan Bale Ngopi. Menarik untuk kita nantikan bersama-sama wajah baru BTN.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.