Akurat Logo

Pajak Naik 20,7 Persen, APBN Jadi Peredam Ekonomi Global

Andi Syafriadi | 25 April 2026, 12:40 WIB
Pajak Naik 20,7 Persen, APBN Jadi Peredam Ekonomi Global
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa (AKURAT.CO/ANDOY)

AKURAT.CO Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Maret 2026 menunjukkan tren positif di tengah ketidakpastian global.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, pendapatan negara telah mencapai Rp574,9 triliun, tumbuh 10,5% secara tahunan (year-on-year/yoy).

"Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh penerimaan pajak yang meningkat signifikan hingga 20,7% (yoy). Sedangkan di sisi lain, belanja negara juga mengalami peningkatan sebesar 31,4% (yoy), seiring dengan upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi," paparnya di Jakarta, Jumat (25/4/2026).

Baca Juga: Isu Kas Negara Menipis Dibantah, SAL APBN Masih Besar

Meski belanja meningkat, defisit APBN tetap terjaga pada level 0,93% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Hal tersebut menunjukan bahwa kondisi APBN masih memiliki ruang fiskal yang cukup untuk menjalankan fungsinya sebagai shock absorber di tengah gejolak global, termasuk ketegangan geopolitik dan volatilitas ekonomi internasional," katanya kembali.

Selain melalui belanja negara, pemerintah juga mengoptimalkan instrumen fiskal lain seperti pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) untuk menjaga stabilitas likuiditas dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Jaga Ketahanan APBN, Berikut Strategi Fiskal ala Wamenkeu Juda Agung

Dengan kombinasi tersebut, pemerintah memastikan kebijakan fiskal tetap diarahkan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.