Akurat Logo

UMKM Binaan BRI Berhasil Tembus Pasar Global di Ajang FHA Singapura 2026, Perkuat Penetrasi Produk Lokal Go Internasional

Idham Nur Indrajaya | 1 Mei 2026, 15:17 WIB
UMKM Binaan BRI Berhasil Tembus Pasar Global di Ajang FHA Singapura 2026, Perkuat Penetrasi Produk Lokal Go Internasional
UMKM binaan BRI sukses menembus pasar global di FHA Singapura 2026 dengan transaksi hingga Rp54,5 miliar dan potensi Rp177 miliar, memperkuat ekspansi produk lokal ke pasar internasional. dok. BRI

AKURAT.CO PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) secara konsisten memperluas jangkauan produk nasional di pasar dunia melalui partisipasi strategis dalam Food and Hospitality Asia 2026 di Singapura pada 21–24 April 2026. Kehadiran ini merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk mengintegrasikan UMKM binaan ke dalam ekosistem perdagangan internasional yang lebih luas.

Sinergi Strategis Dorong Transaksi Global

Sinergi strategis antara Bank Rakyat Indonesia, KBRI Singapura, Kementerian Perdagangan, dan Bank Indonesia ini membuahkan hasil signifikan melalui 14 kesepakatan dagang senilai USD3,17 juta atau sekitar Rp54,5 miliar. Komoditas unggulan seperti madu, bumbu organik, dan produk pertanian menjadi unggulan dalam transaksi yang menunjukkan tingginya minat pasar luar negeri.

Di luar nilai kontrak tersebut, terdapat potensi transaksi lanjutan yang diproyeksikan mencapai USD10,3 juta atau hampir Rp177 miliar, mencakup kategori pangan sehat, hasil perikanan, hingga aneka rempah.

Baca Juga: BRI Dukung Clash of Legends 2026, Hadirkan Pengalaman Sepak Bola Dunia untuk Nasabah

Baca Juga: BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan, Integrasikan ESG dalam Strategi Bisnis dan Operasional

UMKM Unggulan Tampilkan Daya Saing Produk Lokal

Sebanyak 16 UMKM hasil kurasi dari berbagai program pemberdayaan BRI turut tampil membawa ragam inovasi di bidang pangan olahan, kesehatan herbal, hingga komoditas agro. Para pelaku usaha ini menyuguhkan deretan merek unggulan seperti camilan sehat Casa Grata, sambal pecel Pelita Lumpang Mas, hingga cokelat artisan besutan PT Sumatra Coklat Indonesia.

Kehadiran mereka merupakan bukti nyata dari daya saing produk lokal yang kini mampu memenuhi standar kualitas serta regulasi ketat di pasar internasional.

Baca Juga: BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.211 Triliun di Kuartal I-2026, NPL Terjaga

Baca Juga: Undian BRI Debit FC Barcelona Digelar, Nasabah Berpeluang Nonton Langsung di Camp Nou

Validasi Program Pemberdayaan BRI

Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris Y. S. menekankan bahwa keberadaan para UMKM unggulan ini merupakan validasi atas kapasitas produk lokal Indonesia dalam menjawab ekspektasi pasar global yang kompetitif.

“Pencapaian para pengusaha UMKM binaan BRI menembus pasar Singapura merupakan validasi atas program pemberdayaan yang telah memenuhi standar kualitas mitra bisnis global. Fokus kami adalah membangun kepercayaan pasar internasional agar produk unggulan Indonesia dapat terintegrasi ke dalam ekosistem rantai pasok dunia secara berkelanjutan. BRI akan terus berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait guna memperkuat daya saing produk nasional di kancah internasional,” ujar Dippo melalui keterangan tertulis yang diterima AKURAT.CO, Jumat, 1 Mei 2026.

Paviliun Indonesia dibuka secara resmi oleh Duta Besar RI untuk Singapura, Hotmangaradja Pandjaitan dan dihadiri oleh General Manager BRI Singapura Marissa Deparina, serta Atase Perdagangan RI Billy Anugrah. Kolaborasi lintas instansi ini merupakan komitmen konkret BRI dalam menyediakan solusi keuangan komprehensif serta mendorong UMKM agar siap bersaing secara berkelanjutan di level mancanegara.


Baca Juga: BRI Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital, Transaksi Debit Contactless Melonjak 1.144% YoY per Maret 2026

Baca Juga: Semangat Kartini Bersama BRI: Kisah Inspiratif Cokelatin, UMKM Lokal Menembus Pasar Global

FAQ

1. Apa itu FHA Singapura 2026 dan mengapa penting bagi UMKM Indonesia?
FHA Singapura 2026 adalah ajang pameran internasional di sektor makanan dan hospitality yang mempertemukan pelaku bisnis global. Bagi UMKM Indonesia, event ini menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan produk, menjalin kemitraan, serta membuka akses ke pasar ekspor yang lebih luas.

2. Berapa nilai transaksi UMKM binaan BRI di FHA 2026?
UMKM binaan BRI berhasil mencatatkan 14 kesepakatan dagang dengan total nilai USD3,17 juta atau sekitar Rp54,5 miliar, serta potensi transaksi lanjutan mencapai USD10,3 juta atau hampir Rp177 miliar.

3. Produk apa saja yang diminati pasar global dalam ajang ini?
Produk yang paling diminati meliputi madu, bumbu organik, produk pertanian, pangan sehat, hasil perikanan, serta aneka rempah yang memiliki keunggulan kualitas dan keunikan lokal Indonesia.

4. Bagaimana peran BRI dalam mendukung UMKM go internasional?
BRI berperan melalui program pemberdayaan, kurasi produk, serta fasilitasi keikutsertaan UMKM dalam pameran internasional. Selain itu, BRI juga menyediakan solusi keuangan dan akses jaringan bisnis global untuk memperkuat daya saing UMKM.

5. Mengapa produk UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar global?
Produk UMKM Indonesia dinilai mampu bersaing karena memiliki kualitas tinggi, keunikan lokal, serta telah memenuhi standar dan regulasi internasional, sehingga dapat diterima oleh pasar global yang kompetitif.

6. Siapa saja pihak yang terlibat dalam kesuksesan ini?
Kesuksesan ini melibatkan sinergi antara BRI, KBRI Singapura, Kementerian Perdagangan, Bank Indonesia, serta dukungan pemerintah dan perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri.

7. Apa dampak jangka panjang dari partisipasi UMKM di event internasional?
Partisipasi ini membuka peluang ekspor berkelanjutan, meningkatkan brand awareness produk lokal, memperluas jaringan bisnis global, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor UMKM.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.