Laba CBDK Melesat 317 Persen pada Kuartal I 2026, Monetisasi CBD PIK2 Jadi Penopang

AKURAT.CO PT Bangun Kosambi Sukses Tbk mencatat kinerja impresif pada awal 2026.
Perseroan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp542 miliar sepanjang kuartal I 2026.
Angka tersebut melonjak 317 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, pendapatan perseroan mencapai Rp743 miliar atau tumbuh 74 persen secara tahunan.
Kinerja positif ini ditopang oleh optimalnya monetisasi kawasan bisnis CBD Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), yang dinilai semakin menunjukkan daya tarik sebagai lokasi strategis bagi ekspansi usaha dan aktivitas bisnis jangka panjang.
Kontributor terbesar pendapatan CBDK berasal dari penjualan kaveling tanah komersial yang mencatat pertumbuhan signifikan hingga 492 persen secara tahunan.
Penjualan tersebut mayoritas berasal dari kawasan CBD PIK2 yang kian mengukuhkan posisinya sebagai pusat aktivitas ekonomi baru di utara Jakarta.
Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, menyatakan capaian kuartal pertama ini mencerminkan penguatan strategi bisnis perseroan.
Baca Juga: KSP Perkuat Pencegahan Korupsi, Soroti Celah di Program MBG hingga Sekolah Rakyat
“Pertumbuhan kinerja pada awal tahun ini menunjukkan bahwa strategi monetisasi kawasan bisnis yang kami bangun di CBD PIK2 terus menghasilkan momentum positif,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Permintaan terhadap commercial land plot juga tetap kuat, didorong oleh meningkatnya minat pelaku usaha dan korporasi yang melihat kawasan tersebut sebagai lokasi strategis untuk ekspansi jangka panjang.
Selain segmen kaveling komersial, CBDK juga menjaga kontribusi dari produk komersial melalui berbagai proyek, seperti SOHO Manhattan, SOHO Wallstreet, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, dan Rukan Asia Afrika.
Di segmen residensial, perseroan menghadirkan produk hunian seperti Rumah Milenial dan Permata Hijau Residence untuk menjawab kebutuhan hunian modern di kawasan terintegrasi.
Dari sisi fundamental, CBDK didukung kondisi keuangan yang solid.
Total aset perseroan tercatat mencapai Rp22,4 triliun per 31 Maret 2026, dengan likuiditas yang sehat serta profil leverage yang terjaga.
Steven menegaskan, ke depan perseroan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan penjualan, tetapi juga pada penguatan ekosistem kawasan serta pembangunan sumber pendapatan berulang (recurring income).
“Ke depan, fokus kami tidak hanya pada penjualan, tetapi juga memperkuat ekosistem kawasan dan membangun sumber pendapatan berkelanjutan,” katanya.
Ia menambahkan, beroperasinya Nusantara International Convention Exhibition (NICE) serta pengembangan Hotel Hilton PIK2 menjadi bagian dari fondasi pertumbuhan jangka panjang perseroan.
Saat ini, CBDK memiliki land bank strategis seluas 694 hektare yang menjadi basis pengembangan berbagai proyek bernilai tambah di kawasan CBD PIK2.
Baca Juga: Jakarta Lanjutkan Pembebasan Pajak dan Gage Kendaraan Listrik
Dengan kombinasi monetisasi land bank, fundamental keuangan yang kuat, serta pengembangan aset recurring income, CBDK optimistis berada dalam posisi yang solid untuk memperluas pertumbuhan usaha ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








