Salip Bitcoin, Open Interest Futures Dogecoin Tembus USD1,79 Miliar

AKURAT.CO Dogecoin kembali mencuri perhatian pasar kripto global setelah mencatat lonjakan aktivitas di pasar futures dan mengungguli aset digital utama seperti Bitcoin, Ethereum, hingga XRP.
Data terbaru dari CoinGlass menunjukkan open interest futures Dogecoin naik 5,09% dalam 24 jam terakhir menjadi USD1,79 miliar per Kamis (15/5/2026).
Tidak hanya itu, volume perdagangan futures DOGE juga melonjak tajam hingga 81,62% menjadi USD3,99 miliar.
Baca Juga: Dogecoin: dari Meme Lucu Jadi Aset Kripto Populer
Lonjakan tersebut terjadi di tengah melemahnya minat trader terhadap sejumlah aset kripto besar lain yang justru mengalami penurunan open interest dan tekanan harga.
Data CoinGlass memperlihatkan open interest Bitcoin turun 0,36%, sementara Ethereum hanya mencatat kenaikan tipis sebesar 0,94%. Di saat yang sama, harga kedua aset tersebut terkoreksi sekitar 1,46% dalam perdagangan harian.
Tekanan juga terjadi pada Solana dan XRP. Open interest Solana turun 5,96% dengan harga melemah 4,21%, sedangkan XRP mengalami penurunan open interest sebesar 2,52% disertai koreksi harga 1,81%.
Di tengah kondisi tersebut, Dogecoin justru menjadi salah satu aset kripto berkapitalisasi besar yang masih mampu bertahan di zona hijau. Berdasarkan data CoinGecko, DOGE diperdagangkan di kisaran USD0,11328 atau naik 1,03% dalam 24 jam terakhir.
Kenaikan open interest futures biasanya digunakan pelaku pasar untuk membaca tingkat keyakinan trader terhadap arah harga jangka pendek.
Lonjakan posisi terbuka pada DOGE menunjukkan adanya peningkatan aktivitas leverage dan spekulasi pasar terhadap potensi kenaikan harga meme coin tersebut.
Fenomena ini menjadi perhatian karena terjadi saat sebagian besar aset kripto utama justru mengalami perlambatan momentum.
Dalam beberapa pekan terakhir, pasar kripto global cenderung bergerak volatil setelah investor mulai mengurangi eksposur risiko akibat ketidakpastian arah suku bunga global dan aksi ambil untung pasca reli awal tahun.
Dogecoin sendiri bukan pertama kali mengalami lonjakan aktivitas derivatif. Pada siklus bullish 2021 lalu, DOGE sempat menjadi salah satu aset dengan volume futures terbesar setelah mendapat dorongan sentimen dari komunitas retail dan dukungan tokoh publik seperti Elon Musk.
Namun berbeda dengan periode sebelumnya yang didominasi euforia media sosial, reli futures DOGE kali ini dinilai lebih dipengaruhi aktivitas trader jangka pendek yang mencari volatilitas di tengah melemahnya momentum Bitcoin dan Ethereum.
Meski begitu, peningkatan leverage juga membawa risiko tinggi. Open interest yang meningkat tajam dapat memperbesar tekanan likuidasi apabila harga bergerak berlawanan dengan posisi mayoritas trader.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










