Investor Kripto RI Terus Bertambah Jelang Bitcoin Pizza Day 2026

AKURAT.CO Industri aset kripto di Indonesia menunjukkan transformasi signifikan menjelang peringatan Bitcoin Pizza Day pada 22 Mei 2026.
Tidak lagi sekadar menjadi instrumen spekulatif berbasis teknologi, industri kripto kini dinilai telah berkembang menjadi bagian dari ekosistem keuangan digital nasional yang semakin matang, teregulasi, dan mendapat kepercayaan luas dari masyarakat.
CEO Indodax, William Sutanto, mengungkapkan jumlah member platform tersebut kini mendekati 10 juta pengguna. Angka itu setara hampir separuh dari total investor kripto nasional yang tercatat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga: Waduh! Hacker Korea Utara Curi Rp32,8 Triliun Kripto Sepanjang 2025
“Perjalanan industri kripto hari ini sudah sangat berbeda dibanding satu dekade lalu. Jika dahulu fokus utamanya adalah akses dan adopsi, kini industri bergerak menuju fase yang lebih matang dengan menempatkan kepercayaan dan perlindungan pengguna sebagai prioritas utama,” ujar William dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (17/5/2026).
Berdasarkan data OJK per Maret 2026, jumlah pengguna aset kripto di Indonesia telah mencapai 21,37 juta pengguna. Dari angka tersebut, sekitar 46,5% tercatat merupakan member Indodax.
Data ini memperlihatkan bahwa penetrasi aset digital di Indonesia terus meningkat, bahkan di tengah fase konsolidasi industri global pasca gejolak pasar kripto dalam beberapa tahun terakhir.
Momentum ini bertepatan dengan peringatan Bitcoin Pizza Day, hari bersejarah dalam industri kripto global yang merujuk pada transaksi pembelian dua loyang pizza menggunakan 10.000 Bitcoin pada 22 Mei 2010.
Peristiwa tersebut menjadi tonggak pertama Bitcoin digunakan sebagai alat transaksi nyata dan memiliki nilai ekonomi di dunia riil.
Sejak saat itu, nilai dan adopsi aset kripto berkembang pesat secara global, termasuk di Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah dan regulator juga mulai memperkuat fondasi hukum industri aset digital melalui pengawasan yang lebih ketat, salah satunya lewat implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
Baca Juga: Kripto Melemah, CLARITY Act AS Tahan Tekanan Jual Bitcoin
William mengatakan pertumbuhan jumlah investor kini juga diikuti peningkatan standar tata kelola industri. Menurut dia, pelaku usaha kripto tidak lagi hanya dituntut menyediakan akses perdagangan aset digital, tetapi juga wajib memperkuat keamanan data dan perlindungan identitas pengguna.
“Dalam industri yang terus berkembang, keamanan tidak lagi hanya berbicara soal perlindungan aset, tetapi juga perlindungan identitas digital pengguna. Karena itu, praktik KYC Hygiene dan penguatan sistem keamanan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kripto yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.
Penerapan prinsip Know Your Customer (KYC) Hygiene disebut menjadi fondasi penting di tengah meningkatnya ancaman fraud digital, pencurian identitas, hingga serangan siber yang semakin kompleks.
Penguatan verifikasi identitas dan transparansi transaksi kini menjadi standar baru dalam industri aset digital nasional.
Selain itu, Indodax juga mulai menerapkan sistem Proof of Reserves (PoR) sebagai bentuk transparansi perusahaan terhadap dana pengguna.
Lewat mekanisme tersebut, ketersediaan aset pelanggan dapat diverifikasi secara berkala untuk memastikan dana yang tersimpan tetap tersedia dan terjaga.
Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap platform perdagangan aset digital, terutama setelah sejumlah kasus kebangkrutan bursa kripto global beberapa tahun terakhir memicu kekhawatiran investor terkait keamanan dana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









