Akurat Logo

OKX Perkenalkan Agent TradeKit, Perangkat AI Open-Source untuk Perdagangan Kripto Otomatis

Saeful Anwar | 19 Mei 2026, 19:26 WIB
OKX Perkenalkan Agent TradeKit, Perangkat AI Open-Source untuk Perdagangan Kripto Otomatis
Ilustrasi kripto.

AKURAT.CO Platform aset kripto global OKX memperkenalkan Agent TradeKit, perangkat open-source yang dirancang untuk membantu pengembang kecerdasan buatan (AI) membangun strategi perdagangan otomatis langsung di bursa kripto.

Produk berbasis Model Context Protocol (MCP) tersebut menghadirkan lebih dari 80 tools modular yang terbagi dalam delapan modul fungsional.

Agent TradeKit ditujukan bagi pengembang AI, tim kuantitatif, hingga komunitas builder autonomous agent yang ingin mengintegrasikan kemampuan centralized exchange (CEX) ke dalam sistem mereka.

Agent TradeKit dibangun menggunakan standar terbuka MCP sehingga kompatibel dengan berbagai klien AI seperti Claude Desktop, Cursor, dan Cline. Sistem ini juga dapat digunakan untuk agen kustom yang dikembangkan melalui MCP SDK.

Secara global, produk tersebut telah dirilis sejak 10 Maret 2026. Kini, OKX mulai memperluas sosialisasi ke komunitas pengembang di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Filipina, Thailand, dan Kamboja.

Agent TradeKit dikembangkan untuk menjembatani kebutuhan antara analisis AI dan proses eksekusi perdagangan secara programatik.

Dalam beberapa tahun terakhir, large language model (LLM) memang semakin banyak dimanfaatkan komunitas kuantitatif dan developer untuk analisis pasar.

Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Ginjal Secara Alami agar Tetap Optimal

Namun, pengembang umumnya masih harus membangun lapisan integrasi tambahan agar hasil analisis AI dapat terhubung dengan API bursa.

Proses tersebut meliputi autentikasi, signing, rate limiting, hingga penanganan error yang kerap memakan waktu sebelum strategi perdagangan dapat diuji.

Melalui Agent TradeKit, pengembang disebut dapat memangkas tahapan tersebut.

Pengguna cukup memasang MCP Server atau CLI dalam waktu kurang dari tiga menit, lalu langsung mengakses lebih dari 80 tools yang mendukung market data, spot trading, futures, swap, options, algo orders, hingga trading bot.

Dalam implementasinya, Agent TradeKit dibagi ke dalam delapan modul utama. Modul Market Data menyediakan akses ticker, orderbook depth, candlestick, funding rate, hingga open interest tanpa memerlukan API key.

Sementara itu, modul Spot dan Swap mendukung eksekusi order pasar maupun limit untuk perdagangan spot serta perpetual swap dengan skema isolated maupun cross margin.

Modul Futures dan Options juga disiapkan untuk kontrak berjangka dan perdagangan opsi.

OKX mengklaim dukungan options trading menjadi salah satu pembeda utama karena belum banyak platform MCP berbasis bursa yang menyediakan fitur tersebut.

Selain itu, terdapat modul Algo untuk OCO orders, trailing stop, dan conditional trigger berbasis bahasa alami.

Agent TradeKit juga menyediakan modul Account yang memungkinkan pengguna memantau saldo, posisi, riwayat transaksi, hingga transfer dana.

Adapun modul Bot mendukung strategi otomatis seperti Spot Grid, Contract Grid, dan dollar-cost averaging (DCA).

Dari sisi arsitektur, platform ini mengusung pendekatan developer-first. API key pengguna disimpan secara lokal di perangkat pengembang dan tidak dikirim ke server eksternal. Seluruh proses signing juga dilakukan langsung di mesin pengguna.

Baca Juga: Dasco: Presiden Prabowo Sampaikan Langsung KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR

Selain itu, sistem hanya akan menampilkan tools sesuai izin API key yang dimiliki pengguna. Jika API key tidak memiliki izin trading, maka modul order tidak akan muncul pada sistem AI.

OKX menilai pendekatan tersebut dapat membantu mengurangi risiko penyalahgunaan.

Agent TradeKit juga dibekali demo mode yang sepenuhnya terisolasi sehingga seluruh tools dapat diuji di lingkungan simulasi tanpa menggunakan dana sungguhan.

Untuk keamanan tambahan, setiap operasi write memerlukan preview serta konfirmasi eksplisit sebelum dijalankan.

Seluruh kode Agent TradeKit tersedia secara open-source di bawah lisensi MIT sehingga dapat diaudit maupun dimodifikasi oleh komunitas pengembang global.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.