Purbaya: Belanja Negara Tembus Rp1.082 Triliun di Awal 2026

AKURAT.CO Belanja negara pada awal 2026 tumbuh signifikan seiring strategi pemerintah mempercepat distribusi anggaran sejak awal tahun.
Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja negara hingga 30 April 2026 mencapai Rp1.082,8 triliun atau tumbuh 34,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Nilai tersebut setara 28,2% dari target APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun.
Baca Juga: Purbaya: Belanja Pemerintah dan Investasi Topang Ekonomi RI Hingga 5,61 Persen
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kenaikan belanja terutama berasal dari belanja pemerintah pusat yang tumbuh 51,1% menjadi Rp826 triliun.
Menurut dia, peningkatan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meratakan penyaluran belanja negara sepanjang tahun agar tidak menumpuk di akhir periode anggaran.
Secara rinci, belanja kementerian/lembaga (K/L) naik 57,9% menjadi Rp400,5 triliun. Sementara itu, belanja non-K/L tercatat sebesar Rp425,5 triliun.
Meski belanja pemerintah pusat meningkat tajam, realisasi transfer ke daerah (TKD) masih mengalami kontraksi 1% menjadi Rp256,8 triliun.
Di sisi lain, pendapatan negara juga tumbuh positif sebesar 13,3% menjadi Rp918,4 triliun. Kondisi tersebut membuat defisit APBN menyempit menjadi Rp164,4 triliun atau 0,64% terhadap PDB.
Keseimbangan primer bahkan berbalik surplus sebesar Rp28 triliun setelah sebelumnya berada di zona defisit.
Pemerintah menilai kombinasi pertumbuhan pendapatan dan percepatan belanja menjadi sinyal bahwa pengelolaan fiskal mulai bergerak lebih seimbang pada awal tahun anggaran 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









