Akurat Logo

BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Hadirkan Zakat Online, Inovasi Akuisisi Nasabah yang Menyatukan Ibadah dan Teknologi

Idham Nur Indrajaya | 16 Juni 2026, 19:57 WIB
BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Hadirkan Zakat Online, Inovasi Akuisisi Nasabah yang Menyatukan Ibadah dan Teknologi
BCA Syariah dan Masjid Istiqlal menghadirkan zakat online melalui BSya, memudahkan ibadah sekaligus memperluas inklusi keuangan syariah. dok. BCA Syariah

AKURAT.CO Pernahkah Anda menunda membayar zakat atau berdonasi karena tidak sempat datang langsung ke masjid atau lembaga pengelola zakat? Di tengah gaya hidup yang semakin digital, masyarakat kini menginginkan layanan keuangan yang praktis, termasuk untuk urusan ibadah.

Fenomena inilah yang menjadi latar belakang kolaborasi BCA Syariah dan Masjid Istiqlal dalam menghadirkan layanan digitalisasi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF). Kerja sama ini bukan hanya memudahkan pembayaran zakat online, tetapi juga menunjukkan bagaimana bank syariah mulai membangun ekosistem digital yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat modern.

Di balik kemudahan tersebut, terdapat strategi yang menarik. Digitalisasi ZISWAF tidak hanya menjadi sarana pelayanan umat, tetapi juga berpotensi menjadi pintu masuk bagi akuisisi nasabah baru sekaligus memperkuat inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Ringkasan

Kolaborasi BCA Syariah dan Masjid Istiqlal merupakan sinergi digital untuk memudahkan pengelolaan dan pembayaran ZISWAF melalui aplikasi mobile banking BSya.

Fitur utama yang dihadirkan meliputi:

  • Program Istiqlal #BSyaInfak untuk nasabah baru.

  • Integrasi rekening UPZ Baznas Masjid Istiqlal ke dalam menu Transfer Zakat & Donasi BSya.

  • Kemudahan membayar zakat, infak, sedekah, dan donasi secara digital kapan saja.

  • Dukungan terhadap inklusi keuangan syariah dan Gerakan 1.000 Masjid Inklusif.

Apa Isi Kolaborasi BCA Syariah dan Masjid Istiqlal?

Kerja sama ini menghadirkan dua inovasi utama yang langsung dapat dimanfaatkan oleh nasabah.

Pertama adalah program Istiqlal #BSyaInfak. Melalui program ini, nasabah baru yang membuka rekening secara online melalui aplikasi BSya dengan setoran awal minimal Rp1 juta akan secara otomatis berkontribusi dalam bentuk infak mushaf Al-Qur'an.

Mushaf tersebut kemudian akan disalurkan oleh Masjid Istiqlal kepada komunitas yang membutuhkan.

Kedua adalah integrasi rekening UPZ Baznas Masjid Istiqlal ke dalam fitur Transfer Zakat & Donasi pada aplikasi BSya. Dengan integrasi tersebut, nasabah dapat membayar zakat, sedekah, maupun donasi secara langsung tanpa harus berpindah platform.

Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendampingi kebutuhan nasabah dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai perwujudan proposisi nilai ‘Sahabat Berkahmu’, BCA Syariah berkomitmen untuk hadir dan mendampingi keseharian nasabah, termasuk mempermudah perwujudan niat baik mereka. Melalui kolaborasi digital terintegrasi bersama Masjid Istiqlal ini, kami memastikan kemajuan teknologi aplikasi mobile banking BSya dapat membawa maslahat nyata yang menyentuh umat secara inklusif,” ujar Yuli melalui keterangan tertulis yang diterima AKURAT.CO, dikutip Selasa, 16 Juni 2026.

Mengapa Pembayaran Zakat Online Menjadi Semakin Penting?

Dalam beberapa tahun terakhir, perilaku masyarakat mengalami perubahan signifikan. Aktivitas yang dahulu dilakukan secara tatap muka kini banyak beralih ke platform digital.

Mulai dari belanja, investasi, hingga pembayaran tagihan dapat dilakukan melalui smartphone. Tren yang sama juga mulai terlihat dalam aktivitas keagamaan.

Bagi generasi milenial dan Gen Z, kemudahan menjadi faktor penting. Mereka cenderung memilih layanan yang dapat diakses dalam hitungan menit tanpa harus meninggalkan aktivitas sehari-hari.

Dalam konteks zakat, kemudahan akses dapat meningkatkan partisipasi masyarakat. Semakin sederhana prosesnya, semakin besar peluang seseorang menunaikan kewajiban atau berbagi kepada sesama.

Di sinilah digitalisasi ZISWAF memiliki peran strategis. Teknologi bukan sekadar alat transaksi, melainkan jembatan yang mempertemukan niat baik dengan eksekusi yang lebih cepat dan efisien.

Di Balik Digitalisasi ZISWAF, Ada Strategi Akuisisi Nasabah yang Menarik

Jika diperhatikan lebih dalam, program ini tidak hanya berbicara soal layanan sosial dan keagamaan.

Ada strategi bisnis yang cukup menarik di baliknya.

Program #BSyaInfak misalnya. Skema ini menghubungkan pembukaan rekening baru dengan kontribusi sosial dalam bentuk infak mushaf Al-Qur'an.

Pendekatan seperti ini berbeda dari strategi promosi perbankan konvensional yang umumnya menawarkan hadiah atau cashback.

Alih-alih memberikan insentif konsumtif, BCA Syariah menghubungkan proses akuisisi nasabah dengan nilai sosial dan spiritual.

Dari sudut pandang pemasaran modern, pendekatan ini memiliki potensi membangun emotional engagement yang lebih kuat.

Nasabah tidak hanya membuka rekening untuk mendapatkan layanan perbankan, tetapi juga merasa terlibat dalam program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Strategi ini menunjukkan bahwa akuisisi nasabah di era digital tidak selalu harus mengandalkan promosi berbasis diskon atau hadiah. Nilai kebermanfaatan sosial dapat menjadi daya tarik yang tidak kalah kuat, terutama bagi masyarakat yang semakin sadar terhadap dampak sosial dari aktivitas finansial mereka.

Simulasi Pengalaman Pengguna BSya Saat Membayar Zakat

Bayangkan seorang karyawan berusia 27 tahun yang bekerja di Jakarta.

Di tengah jadwal kerja yang padat, ia ingin menunaikan zakat penghasilan bulanan. Namun, waktu yang terbatas membuatnya sulit datang langsung ke lembaga pengelola zakat.

Melalui aplikasi BSya, proses tersebut dapat dilakukan dalam beberapa langkah sederhana:

  1. Masuk ke aplikasi mobile banking BSya.

  2. Memilih menu Transfer.

  3. Membuka fitur Zakat & Donasi.

  4. Memilih rekening UPZ Baznas Masjid Istiqlal.

  5. Memasukkan nominal zakat.

  6. Mengonfirmasi transaksi.

Dalam hitungan menit, zakat telah tersalurkan tanpa perlu antre atau datang ke lokasi tertentu.

Ilustrasi sederhana ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat menghilangkan hambatan administratif yang selama ini sering menjadi alasan penundaan.

Baca Juga: Allianz Syariah Salurkan Kurban ke Masyarakat Terdampak Bencana di Momen Iduladha 1447 H

Baca Juga: Iklan IM3 Dinilai Rendahkan Rukun Islam Zakat, POROZ Tuntut Minta Maaf!

Apa Dampaknya bagi Ekosistem Keuangan Syariah Indonesia?

Kolaborasi ini memiliki dampak yang lebih luas dibanding sekadar penambahan fitur aplikasi.

Pertama, digitalisasi ZISWAF berpotensi meningkatkan inklusi keuangan syariah. Semakin banyak masyarakat yang mengenal dan menggunakan layanan syariah, semakin besar pula peluang peningkatan literasi keuangan syariah nasional.

Kedua, kerja sama ini memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

Direktur Pengembangan Zakat dan Wakaf BPMI, Dr. Budi Utomo, menilai sinergi tersebut memiliki nilai strategis dalam memperluas akses layanan sosial dan keagamaan.

“Masjid memiliki peran sosial sebagai ruang publik yang menyatukan umat, juga mewujudkan kebaikan dan inklusi untuk masyarakat. Sinergi dengan BCA Syariah ini sangat penting dalam mewujudkan hal tersebut, membuat ZISWAF jadi semakin inklusif, dan mendukung gerakan nasional 1.000 Masjid Inklusif di seluruh Indonesia,” kata Budi Utomo.

Ketiga, digitalisasi dapat meningkatkan transparansi dan kemudahan pencatatan dana sosial keagamaan sehingga pengelolaannya menjadi lebih efektif.

Rumah Sahabat 2026 dan Upaya Mendekatkan Bank Syariah dengan Generasi Muda

Selain menghadirkan layanan digitalisasi ZISWAF, BCA Syariah juga menyiapkan ajang literasi dan inklusi keuangan syariah bertajuk Rumah Sahabat 2026.

Acara yang akan digelar pada 20-21 Juni di Senayan City Outdoor Area tersebut dirancang sebagai ruang interaksi antara masyarakat dan layanan keuangan syariah.

Pendekatan ini menunjukkan perubahan strategi komunikasi industri perbankan syariah.

Jika dahulu edukasi perbankan identik dengan seminar formal, kini pendekatannya lebih dekat dengan gaya hidup masyarakat modern.

Senior Vice President Div. Head Funding & Services BCA Syariah, Mia R. Amalia, mengatakan bahwa kolaborasi digitalisasi ZISWAF dan Rumah Sahabat 2026 merupakan implementasi dari proposisi nilai terbaru perusahaan.

“Baik kolaborasi layanan digitalisasi ZISWAF di Masjid Istiqlal maupun kehadiran wadah komunitas Rumah Sahabat 2026 merupakan manifestasi nyata dari brand proposition terbaru kami, yaitu ‘Sahabat Berkahmu’. Melalui semangat ini, kami hadir sebagai bank syariah yang adaptif, modern, dan inklusif untuk memastikan bahwa setiap langkah nasabah, mulai dari saat beribadah hingga dalam rutinitas gaya hidup harian mereka, selalu didampingi oleh layanan yang menjadi sahabat, membawa kemudahan sekaligus keberkahan yang nyata,” ujar Mia.

Masa Depan Bank Syariah Mungkin Ditentukan oleh Ekosistem, Bukan Sekadar Produk

Ada perubahan menarik yang mulai terlihat dalam industri perbankan syariah Indonesia.

Selama bertahun-tahun, persaingan bank sering berpusat pada produk pembiayaan, tabungan, atau fitur transaksi. Namun kini, medan persaingan mulai bergeser ke arah pembangunan ekosistem.

Kolaborasi BCA Syariah dan Masjid Istiqlal menjadi contoh bagaimana aktivitas ibadah dapat diintegrasikan ke dalam pengalaman digital sehari-hari.

Ini adalah pendekatan yang lebih dekat dengan perilaku pengguna modern.

Paradoksnya, inovasi yang paling relevan saat ini justru bukan fitur yang semakin kompleks, melainkan kemampuan membuat aktivitas penting menjadi lebih sederhana.

Membayar zakat dalam beberapa klik mungkin terdengar sederhana. Namun dari perspektif perilaku pengguna, kemudahan tersebut dapat meningkatkan partisipasi, memperluas jangkauan layanan syariah, dan memperkuat hubungan antara lembaga keuangan dengan masyarakat.

Jika tren ini terus berkembang, masa depan bank syariah kemungkinan tidak hanya ditentukan oleh produk yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan membangun ekosistem digital yang relevan dengan kebutuhan umat.

Penutup

Kolaborasi BCA Syariah dan Masjid Istiqlal menunjukkan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memperluas akses ibadah sekaligus memperkuat inklusi keuangan syariah.

Melalui program #BSyaInfak dan integrasi pembayaran zakat online dalam aplikasi BSya, masyarakat memperoleh cara yang lebih praktis untuk menunaikan kewajiban dan berbagi kepada sesama.

Lebih dari sekadar peluncuran fitur baru, langkah ini mencerminkan perubahan cara bank syariah membangun hubungan dengan nasabah di era digital. Ketika aktivitas sosial, spiritual, dan finansial mulai terhubung dalam satu ekosistem, layanan keuangan syariah memiliki peluang lebih besar untuk menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Pantau terus perkembangan transformasi layanan keuangan syariah dan inovasi digital yang semakin mendekatkan masyarakat dengan kemudahan beribadah.

Baca Juga: Peran LazisNU dalam Penyaluran Zakat kepada Masyarakat

Baca Juga: Fungsi BAZNAS dalam Pengelolaan Zakat Nasional

FAQ

Apakah pembayaran zakat bisa dilakukan melalui aplikasi BSya?

Ya. BCA Syariah telah mengintegrasikan rekening UPZ Baznas Masjid Istiqlal ke dalam menu Transfer Zakat & Donasi di aplikasi BSya sehingga nasabah dapat membayar zakat, infak, sedekah, dan donasi secara digital.

Apa itu program #BSyaInfak dari BCA Syariah?

Program #BSyaInfak merupakan inisiatif yang menghubungkan pembukaan rekening baru dengan infak mushaf Al-Qur'an. Nasabah yang membuka rekening online dengan setoran awal minimal Rp1 juta akan berkontribusi pada program penyaluran mushaf melalui Masjid Istiqlal.

Mengapa digitalisasi ZISWAF penting bagi masyarakat?

Digitalisasi ZISWAF membuat pembayaran zakat dan donasi menjadi lebih mudah, cepat, dan dapat dilakukan kapan saja. Kemudahan ini membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan sosial keagamaan.

Bagaimana cara membayar zakat online melalui BSya?

Nasabah cukup masuk ke aplikasi BSya, memilih menu Transfer, membuka fitur Zakat & Donasi, memilih rekening tujuan yang tersedia seperti UPZ Baznas Masjid Istiqlal, lalu menyelesaikan transaksi sesuai nominal yang diinginkan.

Apa manfaat kolaborasi BCA Syariah dan Masjid Istiqlal?

Kolaborasi ini memberikan kemudahan pembayaran zakat online, memperkuat inklusi keuangan syariah, mendukung Gerakan 1.000 Masjid Inklusif, serta memperluas pemanfaatan teknologi dalam aktivitas ibadah masyarakat.

Apa hubungan digitalisasi zakat dengan akuisisi nasabah bank syariah?

Digitalisasi zakat dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal layanan perbankan syariah. Program seperti #BSyaInfak menunjukkan bahwa aktivitas sosial dan spiritual dapat terhubung dengan layanan perbankan sehingga meningkatkan daya tarik bagi calon nasabah baru.

Apa itu Rumah Sahabat 2026 yang disiapkan BCA Syariah?

Rumah Sahabat 2026 merupakan ajang literasi dan inklusi keuangan syariah yang disiapkan BCA Syariah sebagai wadah interaksi masyarakat dengan layanan keuangan syariah melalui pendekatan yang lebih dekat dengan gaya hidup modern.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.