Akurat Logo

Dukungan China Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia

Andi Syafriadi | 20 Juni 2026, 11:30 WIB
Dukungan China Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

AKURAT.CO Dukungan Pemerintah China terhadap rencana penerbitan Panda Bond Indonesia dinilai menjadi indikator penting kepercayaan investor internasional terhadap prospek ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan hasil pertemuan dengan Kementerian Keuangan China, People's Bank of China (PBOC), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), serta sejumlah investor menunjukkan pandangan positif terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

"Dukungan yang diberikan kepada Indonesia sangat kuat," ujar Purbaya melalui keterangan tertulis yang diterima AKURAT.CO, Jumat (19/6/2026).

Baca Juga: Profil Purbaya Yudhi Sadewa: Jejak Karier, Pendidikan, dan Harta Kekayaannya

Menurut dia, respons positif tersebut muncul setelah pemerintah memaparkan kondisi ekonomi Indonesia yang tetap stabil di tengah dinamika global, termasuk ketegangan geopolitik dan perlambatan ekonomi di sejumlah negara.

Purbaya menjelaskan bahwa berbagai isu yang sebelumnya menjadi perhatian investor juga telah direspons pemerintah melalui sejumlah langkah perbaikan iklim investasi.

"Fundamental ekonomi Indonesia tidak ada masalah. Beberapa isu yang menjadi perhatian investor sudah direspons dan sedang diperbaiki oleh pemerintah," katanya.

Dukungan terhadap Panda Bond juga menunjukkan minat investor China terhadap instrumen keuangan Indonesia. PBOC bahkan menyatakan kesiapan untuk mempercepat proses perizinan setelah dokumen resmi pengajuan diterima.

Bagi pemerintah, respons tersebut menjadi modal penting untuk memperluas akses pendanaan sekaligus memperkuat hubungan ekonomi bilateral Indonesia-China.

Meski demikian, Purbaya menegaskan Indonesia tetap menjalankan prinsip non-alignment dalam kerja sama ekonomi internasional.

Baca Juga: Purbaya: AIIB Bidik Jakarta Jadi Basis Operasi Regional di Asia Tenggara

Artinya, pemerintah tidak hanya mengandalkan satu negara atau satu kawasan dalam menarik investasi dan pembiayaan pembangunan.

"China merupakan salah satu mitra penting, tetapi kita juga terus membuka peluang kerja sama dengan Amerika Serikat, Singapura, Eropa, dan negara-negara lainnya," ujarnya.

Pemerintah memandang semakin luasnya dukungan investor global akan membantu memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.