Bukan Kekosongan Kepemimpinan, Ekonom Nilai Transisi Gubernur BI Berjalan Tertib

AKURAT.CO Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai tidak akan mengubah arah kebijakan bank sentral.
Ekonom PermataBank, Josua Pardede menilai, proses transisi kepemimpinan telah berjalan sesuai mekanisme sehingga tidak menimbulkan kekosongan kendali di BI.
Menurut Josua, penunjukan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara memastikan seluruh fungsi Bank Indonesia tetap berjalan normal.
Baca Juga: Ujian Destry Damayanti, Pejabat Gubernur Sementara BI
"Pengunduran diri Perry Warjiyo perlu dipandang sebagai peralihan kepemimpinan yang tertib, bukan kekosongan kendali di Bank Indonesia," kata Josua saat dihubungi AKurat.co, Senin (27/7/2026).
Josua menjelaskan, keputusan tersebut telah ditetapkan melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) sesuai ketentuan perundang-undangan. Dengan demikian, operasional maupun pengambilan kebijakan moneter tetap memiliki dasar hukum yang kuat.
Secara pribadi, Josua menilai keputusan Perry untuk mengakhiri masa jabatannya layak dihormati. Perry telah mengabdi di Bank Indonesia sejak 1984 atau sekitar 43 tahun hingga menjabat sebagai gubernur selama dua periode.
"Dengan masa pengabdian sepanjang itu, pengunduran dirinya lebih tepat dibaca sebagai berakhirnya satu fase panjang pengabdian, bukan sebagai tanda adanya masalah dalam kemampuan Bank Indonesia menjalankan tugasnya," ujarnya.
Josua mengatakan kontribusi Perry selama memimpin BI antara lain memperkuat bauran kebijakan, memperdalam pasar keuangan domestik, memperluas instrumen stabilisasi nilai tukar, hingga mengintegrasikan kebijakan moneter dengan sistem pembayaran.
Lebih lanjut, ia menegaskan arah kebijakan BI tidak bergantung pada satu figur. Menurutnya, seluruh keputusan strategis ditetapkan melalui forum Rapat Dewan Gubernur yang melibatkan seluruh anggota dewan.
"Kebijakan suku bunga, pengelolaan likuiditas, intervensi nilai tukar, maupun sistem pembayaran merupakan keputusan kelembagaan, bukan keputusan pribadi Gubernur," jelasnya.
Josua menilai Destry memiliki pengalaman yang memadai untuk menjaga kesinambungan tersebut. Selain menjabat Deputi Gubernur Senior sejak 2019, Destry juga memiliki pengalaman panjang di sektor perbankan, pasar modal, BUMN hingga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Menurutnya, pengalaman tersebut membuat pendekatan BI terhadap stabilitas rupiah maupun pasar keuangan tidak akan berubah secara drastis.
"Cara BI membaca pasar dan mengelola rupiah kemungkinan tidak akan berubah secara mendadak," katanya.
Josua juga menambahkan, kesinambungan itu juga didukung oleh kerangka kebijakan yang sudah berjalan. Pada Juli 2026, BI mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75% disertai berbagai langkah menjaga stabilitas rupiah, inflasi, likuiditas perbankan, hingga arus modal asing.
Meski demikian, Josua mengingatkan masa transisi tetap perlu dikelola secara hati-hati agar tidak memunculkan persepsi negatif di pasar.
"Pasar akan menilai konsistensi komunikasi BI, ketegasan menjaga independensi, dan kepastian proses pemilihan gubernur baru," ujarnya.
Dirinya berharap BI terus menegaskan bahwa setiap keputusan moneter tetap didasarkan pada perkembangan data ekonomi, bukan kepentingan di luar mandat bank sentral.
Menurut Josua, pesan yang perlu disampaikan kepada pelaku usaha dan investor adalah tidak terdapat kekosongan kepemimpinan maupun perubahan mandat Bank Indonesia.
"Tidak ada alasan bagi kebijakan nilai tukar maupun pasar keuangan berubah secara tiba-tiba. Tantangan utamanya adalah memastikan komunikasi transisi dilakukan secara cepat, konsisten, dan meyakinkan," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










