Suahasil Nazara Ungkap Resep Pertumbuhan Tinggi ala Korea Selatan

AKURAT.CO Pemerintah melihat pengalaman Korea Selatan sebagai salah satu gambaran untuk mengejar pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih tinggi.
Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan Korea Selatan pernah mencatat pertumbuhan manufaktur dan investasi di atas 10% ketika berada dalam fase menuju negara maju. Pada periode yang sama, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) negara tersebut mencapai lebih dari 8%.
Menurut Suahasil, pengalaman tersebut menjadi salah satu referensi mengenai tingkat pertumbuhan yang ingin dicapai Indonesia.
“Ini aspirasi kita. Kita harus berjuang mencapai titik tersebut menggunakan sumber daya kita, sektor-sektor tadi, menggunakan enablers, modal manusia, hingga produktivitas,” kata Suahasil dalam ANTARA Business Forum (ABF) di Jakarta, Rabu.
Baca Juga: Menkeu Suahasil Siapkan 6 Sektor Andalan Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Untuk mengejar aspirasi tersebut, pemerintah telah menetapkan enam sektor yang dinilai memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
Keenamnya adalah infrastruktur digital, hilirisasi sumber daya alam, manufaktur bernilai tambah tinggi, industri hulu strategis, ketahanan pangan, dan energi terbarukan.
Seperti yang diketahui, Korea Selatan digunakan sebagai gambaran karena sektor manufaktur dan investasi memiliki peran besar dalam proses industrialisasi negara tersebut.
Indonesia sendiri memiliki basis sumber daya alam dan pasar domestik yang besar. Pemerintah ingin memanfaatkan modal tersebut melalui hilirisasi, penguatan industri manufaktur, serta pengembangan industri hulu strategis.
Baca Juga: Bukan Cuma APBN, Menkeu Sua Siapkan Mesin Lain Kejar Ekonomi 6 Persen
Di sisi lain, perkembangan ekonomi digital membuka kebutuhan baru terhadap infrastruktur dan layanan digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







