Akurat
Pemprov Sumsel

Konflik Iran Dan Amerika: Sejarah Panjang Dan Kontroversial Yang Berkepanjangan Hingga Dukung Palestina

Fajar Rizky Ramadhan | 7 November 2023, 07:38 WIB
Konflik Iran Dan Amerika: Sejarah Panjang Dan Kontroversial Yang Berkepanjangan Hingga Dukung Palestina

AKURAT.CO - Konflik Iran dan Amerika telah berlangsung selama beberapa dekade dan melibatkan sejumlah isu kompleks yang melibatkan politik, ekonomi, dan agama.

Konflik Iran dan Amerika berdampak kepada banyak hal. Termasuk memengaruhi dukungan Iran kepada Palestina, yang digenosida oleh Istael.

Sejarah panjang konflik Iran dan Palestina dapat ditelusuri kembali ke beberapa peristiwa kunci:

1. 1953: Kudeta CIA di Iran

Pada tahun 1953, CIA Amerika Serikat bersama dengan MI6 Inggris melancarkan kudeta yang menggulingkan Perdana Menteri Iran yang terpilih, Mohammad Mossadegh. Kudeta ini dilakukan karena Mossadegh nasionalisasi industri minyak Iran, yang secara signifikan mengancam kepentingan Inggris dan Amerika di wilayah tersebut. Hal ini menciptakan ketidakpercayaan mendalam antara Iran dan Amerika.

Baca Juga: Beri Dukungan Penuh Ke Palestina, Menteri Pertahanan Iran: Amerika Serikat Putus Asa Dan Ketakutan

2. Dukungan Amerika terhadap Rezim Shah

Setelah kudeta, Amerika mendukung Rezim Shah yang otoriter di Iran, Shah Mohammad Reza Pahlavi, sebagai sekutu strategis di Timur Tengah. Ini memicu protes rakyat Iran dan akhirnya memicu Revolusi Islam pada tahun 1979, yang menggulingkan Shah.

3. Krisis Penyanderaan Kedutaan Besar AS

Setelah Revolusi Islam, hubungan Iran-Amerika semakin memburuk, dan pada tahun 1979, para militan Iran menyerbu Kedutaan Besar AS di Tehran dan menyandera 52 warga Amerika selama 444 hari. Krisis penyanderaan ini menjadi salah satu momen paling tegang dalam sejarah kedua negara.

4. Perang Iran-Irak

Pada tahun 1980, Saddam Hussein dari Irak menyerang Iran, dan konflik ini menjadi perang yang berkepanjangan dan berdarah. Meskipun Amerika Serikat tidak secara resmi mendukung Irak, mereka memberikan bantuan tidak langsung kepada Irak dalam bentuk dukungan logistik dan intelijen. Ini juga mempengaruhi hubungan antara kedua negara.

5. Sanksi Ekonomi dan Ketegangan Nuklir

Konflik terus berlanjut selama dekade-dekade berikutnya dengan sanksi ekonomi yang diberlakukan oleh AS terhadap Iran, terutama terkait dengan program nuklir Iran. Pada tahun 2015, kesepakatan nuklir Iran dengan kekuatan dunia, termasuk AS, menciptakan harapan untuk perbaikan hubungan. Namun, pada tahun 2018, AS keluar dari kesepakatan tersebut, memicu ketegangan baru.

Baca Juga: 5 Lagu Tentang Palestina Yang Penuh Makna Dan Semangat Perjuangan

Hubungan antara Iran dan Amerika tetap tegang hingga saat ini, dengan perubahan dinamika politik dan geostrategis yang terus berlangsung. Konflik ini memiliki dampak global yang signifikan dan terus menjadi sorotan utama dalam politik internasional.

Konflik antara Iran dan Amerika adalah salah satu konflik terpanjang dan paling rumit dalam sejarah hubungan internasional. Sejarah panjangnya mencakup banyak peristiwa penting dan ketegangan yang belum sepenuhnya reda.

Seiring berjalannya waktu, harapannya adalah agar kedua negara dapat menemukan jalan menuju dialog yang konstruktif untuk mengatasi perbedaan mereka dan mengakhiri konflik yang telah berlangsung begitu lama ini.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.