Akurat
Pemprov Sumsel

Mimbar Masjid Al-Aqsa Buatan Jepara Indonesia, Ini 3 Fakta Yang Jarang Diketahui Tentang Tempat Suci Ini

Fajar Rizky Ramadhan | 7 November 2023, 09:30 WIB
Mimbar Masjid Al-Aqsa Buatan Jepara Indonesia, Ini 3 Fakta Yang Jarang Diketahui Tentang Tempat Suci Ini

AKURAT.CO - Banyak Muslim belum mengetahui bahwa ternyata mimbar Masjid Al-Aqsa buatan Jepara Indonesia.

Jepara memang dikenal sebagai kota pengrajin kayu. Maka fakta mimbar Masjid Al-Aqsa buatan Jepara Indonesia merupakan hal yang patut diyakini.

Dikutip melalui NU Online, berikut beberapa fakta yang jarang diketahui banyak Muslim soal tempat suci ini, salah satunya bahwa mimbar Masjid Al-Aqsa buatan Jepara Indonesia:

Baca Juga: Untuk Keselamatan Palestina dan Masjid Al-Aqsa, Habib Umar Ajak Umat Islam Baca Zikir Sakti Ini

Pertama, dijadikan tempat sampah.

Pada saat Romawi menguasai wilayah Yerusalem, kompleks Masjidil Aqsa pernah dijadikan sebagai tempat sampah.

Lalu, setelah Amirul Mukminin Umar bin Khattab berhasil mengalahkan Romawi dan menaklukkan Yerusalem, Masjidil Aqsa yang penuh sampah itu dibersihkan kembali.

Kedua, dibakar dan dihancurkan.

Sejarah Yerusalem adalah sejarah penaklukkan. Umat Yahudi, Kristen, dan Islam ‘saling perang’ untuk memperebutkan tanah suci Yerusalem –bahkan hingga hari ini.

Beberapa kali Masjidil Aqsa hancur karena invasi dan peperangan, meski akhirnya dibangun kembali.

Ketiga, mimbar buatan Jepara.

Pada 1969 Masjidil Aqsa terbakar. Dalam insiden tersebut, Mimbar Nurudin Zanki atau yang lebih dikenal dengan mimbar Shalahuddin ikut terbakar.

Baca Juga: Mengenal Masjid Al-Aqsa Di Palestina

Lalu, Raja Yordania Abdullah bin Husein II memprakarsai pembuatan replika mimbar masjid tersebut.

Berdasarkan laporan Adara Relief International, lembaga swadaya masyarakat yang memiliki perhatian pada urusan Palestina, tiga dari lima orang yang ditugaskan untuk membuat mimbar Masjidil Aqsa tersebut berasal dari Jepara Indonesia. []

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.