Akurat
Pemprov Sumsel

Masya Allah, Ternyata Ini Rahasia Di Balik Lantai Masjidil Haram Yang Tetap Sejuk Meski Cuacanya Panas Menyengat

Shalli Syartiqa | 15 November 2023, 18:39 WIB
Masya Allah, Ternyata Ini Rahasia Di Balik Lantai Masjidil Haram Yang Tetap Sejuk Meski Cuacanya Panas Menyengat

AKURAT.CO- Banyak umat Muslim yang terkesan dengan kesegaran lantai marmer putih yang berkilau di Masjidil Haram, Makkah, bahkan pada hari-hari yang sangat panas.

Beberapa orang mungkin mengasumsikan bahwa adanya pipa air dingin yang tersembunyi mungkin menjadi penyebab kesegaran lantai di Masjidil Haram.

Masjidil Haram adalah salah satu masjid tertua dalam sejarah Islam dan tempat berdirinya Kakbah.

Kejutan dari sejuknya lantai Masjidil Haram sebenarnya berasal dari perencanaan yang cermat dan pemilihan material yang digunakan, yang melibatkan peran seorang arsitek hebat.

Muhammad Kamal Ismail, arsitek kelahiran Mesir dan keturunan profesor adalah arsitek di balik pencapaian besar pembangunan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Tugas tersebut diberikan oleh Raja Fahd bin Abdul Aziz.

Lantai Marmer Putih Untuk Masjidil Haram

Dalam tahap perancangan Masjidil Haram, Muhammad Kamal Ismail mengusulkan ide penggunaan marmer khusus untuk melapisi lantai, terutama area yang biasa digunakan untuk tawaf. 

Jenis marmer dari Thassos ini hanya dapat ditemukan di sebuah gunung kecil di Yunani.

Dengan warnanya yang putih bersih dan kemampuannya memantulkan cahaya dengan tinggi, marmer Thassos yang kadang-kadang disebut sebagai marmer putih salju, terkenal karena memiliki daya serap panas yang rendah dibandingkan dengan marmer jenis lainnya.

Batu marmer ini telah dieksplorasi di Thassos sejak zaman kuno dan terus digunakan di seluruh wilayah Yunani hingga saat ini.

Marmer Thassos juga telah menjadi bahan konstruksi untuk pembuatan dinding, lantai, dan patung di berbagai situs bersejarah yang megah, termasuk Hagia Sophia di Istanbul.

Untuk mewujudkan konsep arsitektur sesuai dengan rencananya, Kamal Ismail melakukan perjalanan ke Yunani dan menandatangani kontrak pembelian jumlah yang cukup untuk melapisi seluruh lantai dasar Masjidil Haram, yang setara dengan hampir setengah dari volume gunung tersebut.

Setelah kembali ke Makkah, ia menemukan bahwa pengiriman marmer telah tiba, dan dengan segera menempatkan marmer tersebut di lantai Masjidil Haram hingga seluruh proyek selesai.

Selama beberapa dekade, Arab Saudi telah mengimpor marmer dolomit yang unik ini secara khusus untuk digunakan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, dengan tujuan menghindari suhu permukaan yang tidak nyaman karena jemaah diharuskan masuk tanpa alas kaki. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.