Kenali Kekurangan Diri Serta Memperbaikinya di Tahun Baru, Berikut 4 Caranya Menurut Imam Ghazali

AKURAT.CO Dalam rangka pergantian tahun, kegiatan merancang resolusi menjadi salah satu pilihan untuk dilakukan sebagai upaya memerbaiki diri di tahun yang akan datang. Dalam hal ini, Islam turut mengajarkan cara seseorang mengenali kekurangan dirinya yang dijelaskan oleh Imam Ghazali.
Dilansir dari NU Online, Imam Ghazali dalam karyanya, Kitab Ihya Ulumuddin, menjelaskan bahwa salah satu tanda bahwa Allah SWT menghendaki suatu kebaikan bagi hambaNya, ialah ketika hamba tersebut dapat melihat dan mengetahui aib dirinya sendiri.
Baca Juga: Kontroversi Al Ghazali Minta Dicium Laura Moane: Anak Zaman Sekarang Beda
Maknanya, terdapat kebaikan serta nilai positif ketika seseorang mampu memahami dan mengenali aib yang berasal dari kekurangan dirinya, dimana terdapat sebagian orang yang tidak mampu secara langsung melakukan hal tersebut.
Dalam hal ini, kemampuan melihat aib milik diri sendiri dapat menjadikan seseorang itu mampu menentukan sifat baik dan buruk dari kepribadiannya, kemudian mampu mengubah keburukan tersebut dan memerbaiki diri menjadi lebih baik.
Oleh karena itu, mengenali kekurangan diri dijelaskan Imam Ghazali sebagai salah satu kemampuan yang penting, dengan itu dapat dilakukan melalui sejumlah cara berikut:
1. Meminta bimbingan guru
Guru dinilai sebagai orang bijak terdekat yang dapat memberikan penilaian terkait keburukan ataupun kekurangan muridnya. Oleh karena itu, meminta bimbingan serta berkonsultasi dengan guru dapat dilakukan seseorang untuk mencari tahu kelemahan diri yang mungkin menjadi aibnya.
2. Mencari teman yang jujur
Berteman dengan orang yang jujur serta mampu mengajak kepada kebaikan sangat penting dilakukan. Teman dengan sifat tersebut nantinya mampu dipercaya ketika seseorang membutuhkan pendapat berterus terang serta koreksi atas kekurangannya.
Baca Juga: Hadiri Muhasabah Akhir Tahun MUI, Wamenag Sebut 2022 Jadi Tahun Toleransi
3. Mengambil manfaat dari musuh
Musuh biasanya fokus pada kekurangan seseorang. Pendapat musuh bahkan lebih terus terang dibanding dengan teman sendiri. Maka dari itu pendapat dari musuh dapat menjadi masukan untuk diambil dan dibenahi.
4. Bersosialisasi dengan masyarakat
Banyak bergaul dengan orang-orang serta masyarakat luas. Dengan mengenal dan memelajari tingkah laku dari masyarakat sosial yang beragam, seseorang akan mampu menilai perilaku yang termasuk sebagai sifat buruk apabila diberikan kepada orang lain.
Berdasarkan penjelasan tersebut, Imam Ghazali menetapkan pentingnya mengetahui kekurangan diri sendiri. Apabila tidak mampu dipahami secara langsung, maka seseorang harus tetap berusaha mengetahuinya melalui orang-orang terdekat maupun sekitarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026




