Apakah Puasa Tetap Sah Jika Telat Sahur? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Sahur biasa dilakukan pada waktu sepertiga malam hingga menjelang imsak. Sahur merupakan aktivitas yang dilakukan di bulan Ramadan. Namun, dalam hal ini masih banyak umat muslim yang sering telat sahur.
Lantas, apakah puasa tetap sah jika melewatkan sahur? Simak penjelasannya berikut ini yang dirangkum dari berbagai sumber.
Baca Juga: DoubleTree by Hilton Jakarta Kemayoran Hadirkan Paket Buka Puasa Bertema Sunda Kelapa Tempo Doeloe
Pertama, penjelasan dari para ulama yang menyatakan bahwa sahur merupakan sesuatu yang sunah. Jadi, jika seseorang melewatkan sahur atau telat bangun saat waktu sahur, maka tidaklah berdosa baginya.
Selain itu, sahur juga dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW bagi umat muslim agar dapat melaksanakan ibadah puasa dengan memiliki energi yang cukup hingga waktu berbuka tiba. Namun, Rasulullah tidak pernah mengajarkan bahwa syarat sah dalam puasa adalah melakukan sahur. Hal ini berarti puasa tanpa sahur masih tetap sah dan diterima oleh Allah SWT.
Perlu diingat lagi, bahwa saat sahur, sebaiknya makan dan minum secukupnya, atau tidak berlebihan untuk menjaga energi ketika puasa. Selain itu, selalu pastikan menu saat sahur dapat memenuhi kebutuhan gizi agar puasa tetap berjalan lancar.
Baca Juga: 5 Cara Mudah Bangun Sahur Untuk Kamu Yang Sering Kesiangan!
Itulah penjelasan mengenai bagaimana hukum telat sahur dalam Islam. Semoga bisa mudah dipahami dan bermanfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









