Sambut Ramadan, Puluhan Muslim Gelar Aksi Solidaritas Gaza di Times Square

AKURAT.CO Puluhan umat Muslim di Times Square New York berkumpul untuk memulai ibadah Ramadhan dengan solidaritas terhadap Gaza, mengibarkan bendera Palestina.
Melansir France24, mereka melaksanakan Tarawih di bawah cahaya terang dari papan reklame LED, menegaskan pesan kebersamaan dan dukungan kepada sesama umat.
"Saya terkejut, ini pertama kalinya saya ke sini. Saya ingin datang dan melihat masyarakat," kata salah satu jamaah, Salman al-Hanafy (20 tahun ), seorang operator forklift dari Kairo yang mengenakan thobe putih bersih, dikutip dari France24, Senin (11/3/2024).
Baca Juga: Miris, Warga Palestina Bersiap untuk Ramadhan di Tengah Bayang-bayang Perang Gaza
Lebih dari seratus jamaah berkumpul untuk melaksanakan salat meskipun cuaca dingin dan berangin. Sambil seorang vokalis melantunkan Nasheed, para anak membacakan Al-Quran. Selain itu, salinan Al-Quran juga dibagikan kepada umat Islam dan orang-orang yang lewat.
“Banyak orang yang tertarik dengan Alquran, kami hampir kehabisan Alquran berbahasa Prancis. Ini menjelaskan pentingnya berpuasa selama Ramadhan,” kata Ahmad Yasar (20 tahun), seorang mahasiswa IT di New York saat tumpukan donat diserahkan kepada dia dan timnya membagikan kitab suci.
Umat Muslim menjalani puasa Ramadhan dari fajar hingga senja, berkumpul untuk berbuka puasa dengan keluarga dan teman. Bulan ini juga menjadi waktu salat berjamaah di masjid, dengan doa-doa Alquran diproyeksikan di atas kain putih berkibar diterpa angin, di tengah suasana yang kental dengan iklan Broadway dan permen bersinar.
Selain itu, Yasar menekankan pentingnya pertemuan doa bersama. Menurutnya, pertemuan semacam itu tidak hanya membantu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, tetapi juga menunjukkan solidaritas terhadap peristiwa yang terjadi di seluruh dunia, termasuk di Gaza.
“Meningkatkan kesadaran dan menunjukkan kepada masyarakat apa yang terjadi di seluruh dunia termasuk di Gaza,” ucapnya.
Di sekitar area tersebut, seorang pembicara memakai topi yang dihiasi dengan warna merah, putih, hijau, dan hitam mirip bendera Palestina, sementara seorang anak laki-laki yang menggunakan kursi roda listrik mengibarkan spanduk yang serupa.
New York telah menjadi tempat di mana puluhan protes terjadi, beberapa mendukung Palestina dan yang lainnya mendukung Israel, sejak serangan pada tanggal 7 Oktober oleh kelompok militan Hamas terhadap Israel yang memicu konflik.
Serangan yang dilancarkan oleh Hamas terhadap wilayah selatan Israel telah menyebabkan kematian sekitar 1.160 orang, mayoritas di antaranya adalah warga sipil, menurut perhitungan AFP berdasarkan angka resmi dari Israel.
Sementara itu, kampanye militer balasan dari pihak Israel telah menewaskan setidaknya 31.045 orang di Gaza, yang sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, menurut data kementerian kesehatan di wilayah tersebut.
Diketahui, hampir 2 miliar muslim merayakan Ramadan 1445 H atau 2024 tahun ini. Menurut data Pew Research, jumlah populasi Muslim di Amerika Serikat (AS) mencapai sekitar 3,45 juta orang, yang setara dengan sekitar 1% dari total populasi negara tersebut.
Umat muslim di AS juga bakal menggelar bazar yang menawarkan berbagai barang, termasuk pakaian tradisional dan makanan seperti kurma. Misalnya Yayasan Hijrah Pertama yang juga akan menyediakan buka puasa gratis bagi masyarakat setiap hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








