Diterapkan Sejak 2016, BoJ Akhirnya Tanggalkan Kebijakan Suku Bunga Negatif

AKURAT.CO Bank of Japan (BoJ) membuat keputusan bersejarah dengan mengumumkan penghentian kebijakan bunga negatif yang telah lama diterapkan, serta menaikkan suku bunga acuan mereka menjadi di kisaran 0%-0,1%, hari ini Selasa (19/3/2024).
Di lansir dari Bloomberg, langkah ini menandai akhir dari era bunga negatif sejak 2016 dan merupakan kenaikan pertama sejak 17 tahun terakhir, dengan BoJ memutuskan untuk tidak lagi menggunakan alat tersebut dalam upaya mengendalikan inflasi di negara tersebut.
Rapat BoJ yang berlangsung lebih lama dari biasanya menghasilkan keputusan ini, yang diambil dengan suara mayoritas 7-2. Dua anggota Dewan Gubernur BoJ, Nakamura dan Noguchi, memilih untuk tidak setuju dengan langkah ini.
Baca Juga: Rupiah Tak Banyak Bergerak Di Level Rp15.375 Usai BoJ Pertahankan Suku Bunga
Keputusan ini juga mencakup penghentian pengendalian kurva imbal hasil (yield curve control/YCC) serta pembelian ETF dan J-REIT, sementara pembelian surat utang pemerintah (JGB) akan tetap dilanjutkan dengan nilai yang sama seperti sebelumnya. Namun, pembelian obligasi komersial dan korporat akan dikurangi.
Reaksi pasar terhadap keputusan ini bervariasi, dengan Nikkei awalnya mengalami penurunan 0,2%, tetapi kembali naik 0,3% setelah pengumuman BoJ. Sementara itu, indeks Topix juga mengalami kenaikan sebesar 0,6%. Yen Jepang juga melemah sebesar 0,4% terhadap dolar AS.
Kenaikan suku bunga ini didorong oleh keputusan serikat pekerja di Jepang untuk menaikkan upah tahun ini, yang berpotensi mendorong inflasi di atas 2%. Dengan rata-rata kenaikan upah pekerja sebesar 5,28%, diharapkan akan meningkatkan daya beli konsumen dan pada gilirannya, inflasi.
Langkah ini juga berpotensi mempengaruhi arus modal di pasar global, dengan nilai dana pemodal Jepang di luar negeri berpotensi berkurang atau bahkan kembali ke dalam negeri, termasuk ke Indonesia. Ini dapat mengubah dinamika pasar keuangan regional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







