Akurat
Pemprov Sumsel

Menko Airlangga: Dampak Konflik Iran-Israel ke Pasar Finansial Indonesia Akan Terlihat Esok Pagi

Arief.Permana | 15 April 2024, 17:32 WIB
Menko Airlangga: Dampak Konflik Iran-Israel ke Pasar Finansial Indonesia Akan Terlihat Esok Pagi

AKURAT.CO Konflik di Timur Tengah memanas usai serangan ratusan drone Iran ke Israel sebagai balasan atas penghancuran gedung Konsulat Iran di Suriah.

Eskalasi konflik ini mengancam stabilitas regional dan global serta berpotensi mempengaruhi ekonomi global, termasuk Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menilai efek konflik ini terhadap pasar finansial Indonesia akan terlihat pada pembukaan pasar pagi esok, Selasa (16/4/2024). Hal ini menimbulkan kekhawatiran atas potensi gangguan terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Baca Juga: Kunjungi Menko Airlangga Saat Open House, Arsjad Rasjid Singgung Pentingnya Penguatan UMKM

"Rambatan dampak (eskalasi konflik) kepada pasar finansial Indonesia baru akan terlihat saat pembukaan pasar besok pagi (Selasa, 16 April 2024)," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (15/4/2024).

Langkah-langkah antisipatif dipersiapkan untuk menjaga kepercayaan pasar, terutama terhadap potensi kenaikan harga komoditas seperti minyak dan emas.

Konflik tersebut juga berpotensi mengganggu rantai pasokan melalui Terusan Suez, yang dapat meningkatkan biaya kargo. Produk seperti gandum, minyak, dan komponen alat produksi dari Eropa mungkin terganggu.

Meskipun demikian, perekonomian Indonesia masih relatif kuat, dengan pertumbuhan di atas 5% dan inflasi terkendali. Surplus neraca perdagangan hingga Februari 2024 juga menopang cadangan devisa yang kuat.

Pemerintah berkomitmen untuk mengambil langkah strategis guna menjaga stabilitas ekonomi nasional. "Kita harapkan para pelaku pasar untuk tetap tenang dan tidak mengambil langkah spekulatif," imbuhnya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sendiri ditaksir bergerak ke kisaran 7.254-7.301 pada perdagangan esok, Selasa, 16 April 2024. IHSG ditutup menguat 0,45% ke 7.286,882 sebelum libur panjang Lebaran 2024, pada 5 April 2024 lalu.

CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya melihat mengawali pekan ketiga di bulan keempat pasca libur panjang Lebaran, IHSG masih terlihat cukup memiliki energi untuk kembali mengalami kenaikan.

"Tentunya setelah berhasil menggeser rentang konsolidasinya ke arah yang lebih baik pada beberapa waktu sebelumnya, hal ini juga ditopang oleh beberapa faktor di antaranya masih tercatatnya capital inflow secara ytd ke dalam pasar modal Indonesia, serta jelang rilis data perekonomian neraca perdagangan yang akan turut memberi warna terhadap pola gerak IHSG," ujar William.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.