Gandeng APEC, RI Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Asia Pasifik

AKURAT.CO Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI bersama para perwakilan Menteri Urusan Perempuan dan Perdagangan negara-negara kawasan Asia Pasifik kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan melalui perdagangan.
Plt Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA, Indra Gunawan mengatakan agenda Joint Statement of APEC Ministers Responsible for Women and Ministers Responsible for Trade merupakan tonggak sejarah pertama kali dalam forum APEC, dimana para menteri urusan perempuan dan perdagangan menyepakati komitmen bersama terkait peran perempuan dalam perdagangan.
Dia merinci beberapa butir dalam pernyataan bersama tersebut adalah para menteri menegaskan dukungan untuk meningkatkan partisipasi dan kepemimpinan perempuan dalam perdagangan regional dan global, mengakui bahwa akses perempuan terhadap pasar, teknologi, modal dan aset, keterampilan dan pengembangan kapasitas, akan berkontribusi terhadap pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik.
Baca Juga: Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Perempuan Jaktim Lewat Pelatihan Pengolahan Tempe
"Kerja sama dan kolaborasi APEC harus secara eksplisit menargetkan perempuan dalam menghadapi berbagai bentuk tantangan kesenjangan dan membuka peluang untuk meningkatkan partisipasi mereka dalam perekonomian," katanya melalui lansiran Antara, Kamis (23/5/2024).
Para menteri akan terus menciptakan lingkungan yang kondusif untuk memungkinkan lebih banyak perempuan berintegrasi ke dalam perdagangan regional dan global, serta akan mendorong program peningkatan kapasitas untuk meningkatkan ketahanan dan daya saing perempuan.
Delegasi Indonesia menegaskan bahwa untuk memajukan pemberdayaan ekonomi perempuan tidak bisa hanya berhenti pada identifikasi isu-isu utama yang dihadapi perempuan saja, namun para ekonomi APEC harus berani menetapkan prioritas nasional untuk memajukan partisipasi perempuan dalam perekonomian.
APEC juga harus mendorong inisiatif berupa dukungan teknis untuk menstimulasi perekonomian di kawasan dan fokus pada pemberdayaan dan partisipasi ekonomi perempuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








