Tersisa 10 Isu, RI Ingin Rampungkan Kesepakatan IEU-CEPA di Juli 2024
Demi Ermansyah | 30 Mei 2024, 18:48 WIB

AKURAT.CO Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan kembali komitmennya untuk menyelesaikan perundingan perjanjian kemitraan Ekonomi Kompeherensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) Juli Mendatang.
Di mana hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerjasama Ekonomi Internasional Kemenko Ekonomi, Edi Prio Pambudi. Dirinya menyampaikan bahwa sampai saat ini perundingan IEU-CEPA sudah mengalami banyak kemajuan.
Terhitung dari perundingan putaran ke-18, Edi memaparkan bahwa sudah ada 11 isu runding yang berhasil disepakati. Oleh karena itu 10 dari 21 isu runding masih memerlukan diskusi lebih lanjut dalam pertemuan.
"10 belum disepakati. Harapan kita bisa diselesaikan di putaran ke-19. Memang EU banyak sekali meletakkan requirement, tapi kita terus menerus menyampaikan kepada mereka perundingan IEU-CEPA ini seharusnya tidak dibebani dengan berbagai target," katanya pada saat Update Kerjasama Internasional bersama Media di Jakarta, Kamis (30/5/2024).
Sebelumnya, kedua pihak telah menyusun rencana kerja dengan target penyelesaian substansi perjanjian pada tahun 2024 sesuai arahan dari Presiden RI dan Presiden Komisi Eropa.
Untuk persiapan putaran selanjutnya pada Juli 2024, pemerintah akan memperkuat koordinasi internal serta mengadakan serangkaian pertemuan kelompok kerja intersesi. Perundingan IEU-CEPA sendiri menjadi perjanjian dagang bilateral paling komprehensif yang pernah dilakukan Indonesia dengan negara mitranya.
Secara keseluruhan, IEU-CEPA adalah kemitraan komprehensif yang mencakup tiga pilar utama yakni akses perdagangan barang dan jasa, investasi dan pengadaan publik, serta harmonisasi regulasi perdagangan dan kerja sama serta peningkatan kapasitas.
Secara keseluruhan, IEU-CEPA adalah kemitraan komprehensif yang mencakup tiga pilar utama yakni akses perdagangan barang dan jasa, investasi dan pengadaan publik, serta harmonisasi regulasi perdagangan dan kerja sama serta peningkatan kapasitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








