Berkebalikan dari Trump, Harris Tak Akan Intervensi The Fed

AKURAT.CO Independensi menjadi suatu hal yang mutlak bagi suatu lembaga yang menaungi berbagai sektor krusial dalam suatu negara, sama seperti halnya saat ini isu terhangat yang sedang menjadi perbincangan dunia.
Yakni mengenai independensi Federal Reserve (The Fed) menjadi sorotan dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS). Seperti yang diketahui sebelumnya Trump memberikan statement yakni apabila dirinya terpilih menjadi Presiden AS, Trump akan melakukan intervensi keputusan dan kebijakan kepada The Fed.
Berbeda dengan Trump, Calon Presiden AS Kamala Harris menegaskan bahwa Federal Reserve adalah lembaga independen dan pemerintahan tidak boleh ikut campur tangan dalam keputusan The Fed. Oleh karena itu jika dirinya terpilih sebagai presiden maka Independensi The Fed tetap sama dan tidak ada campur tangan pemerintahan.
Baca Juga: Trump Ingin Andil Dalam Keputusan Suku Bunga AS, The Fed Tak Lagi Independen?
"The Fed adalah entitas independen, dan sebagai presiden, saya tidak akan pernah terlibat dalam keputusan yang diambil oleh The Fed," ujarnya dikutip Senin (12/8/2024).
Pandangan Harris secara tidak langsung menandakan adanya perbedaan pendata terhadap kandidat Partai Republik, mantan Presiden Donald Trump, yang pada hari Kamis menyatakan bahwa presiden AS seharusnya memiliki suara dalam keputusan yang diambil oleh Federal Reserve, bank sentral AS.
Berbicara kepada wartawan sebelum terbang ke Las Vegas untuk acara kampanye, Harris menyatakan ketidaksetujuannya terhadap posisi Trump dalam isu ini. Komentar Trump pada hari Kamis memberikan gambaran yang paling jelas sejauh ini tentang keinginannya untuk mengganggu independensi Federal Reserve jika dia kembali menjabat sebagai presiden.
"Saya percaya presiden seharusnya memiliki suara dalam keputusan yang dibuat oleh The Fed," kata Trump kepada wartawan di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida.
Pernyataan Trump ini muncul setelah laporan musim semi ini yang menyebutkan bahwa sekutunya telah menyusun rencana yang akan mencoba mengurangi independensi The Fed jika dia menang.
Meskipun kampanye Trump mencoba menjauhkan diri dari laporan Wall Street Journal pada saat itu, pernyataannya pada hari Kamis menunjukkan bahwa dia mendukung salah satu poin utama dari rencana tersebut: Jika dia kembali menjadi presiden, Trump ingin diajak berkonsultasi mengenai keputusan suku bunga, dan proposal regulasi perbankan The Fed harus tunduk pada tinjauan Gedung Putih.
Ketua The Fed saat ini, Jerome Powell, yang diangkat oleh Trump dan kemudian diangkat kembali oleh Presiden Joe Biden, akan menjabat hingga Mei 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









