Satu Data Kemiskinan Perlu Sentralisasi dan Akurasi Tinggi

AKURAT.CO Kabinet Merah Putih (KMP) Prabowo-Gibran menjanjikan satu data kemiskinan untuk acuan program bantuan sosial atau bansos berikutnya. Presiden dan Wapres bahkan ingin satu data kemiskinan bisa siap digunakan dalam 100 hari ke depan.
Menanggapi rencana tersebut, Vice President PT Infovesta Utama, Wawan Hendrayana menilai penyusunan data kemiskinan yang akurat dan terpusat menjadi langkah krusial dalam mendukung program bantuan sosial (bansos) pemerintah.
Data kemiskinan menjadi salah satu acuan utama bagi pemerintah dalam menyalurkan bantuan, sehingga penting untuk meningkatkan akurasi dan integrasinya di berbagai instansi.
Wawan menyoroti bahwa data kemiskinan saat ini tersebar di berbagai kementerian dan instansi, sehingga masih rentan terhadap risiko data ganda dan ketidakakuratan. Dalam kondisi ini, proses penyusunan data terpusat dan diperbarui secara berkala menjadi penting.
Wawan juga menilai untukmeningkatkan pertumbuhan ekonomi, program Prabowo mendorong peningkatan konsumsi masyarakat melalui bansos yang optimal. Bansos yang tepat sasaran, khususnya pada periode awal pemerintahan, akan berdampak positif pada daya beli masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









