Satu Data Kemiskinan Perlu Sentralisasi dan Akurasi Tinggi

AKURAT.CO Kabinet Merah Putih (KMP) Prabowo-Gibran menjanjikan satu data kemiskinan untuk acuan program bantuan sosial atau bansos berikutnya. Presiden dan Wapres bahkan ingin satu data kemiskinan bisa siap digunakan dalam 100 hari ke depan.
Menanggapi rencana tersebut, Vice President PT Infovesta Utama, Wawan Hendrayana menilai penyusunan data kemiskinan yang akurat dan terpusat menjadi langkah krusial dalam mendukung program bantuan sosial (bansos) pemerintah.
Data kemiskinan menjadi salah satu acuan utama bagi pemerintah dalam menyalurkan bantuan, sehingga penting untuk meningkatkan akurasi dan integrasinya di berbagai instansi.
Wawan menyoroti bahwa data kemiskinan saat ini tersebar di berbagai kementerian dan instansi, sehingga masih rentan terhadap risiko data ganda dan ketidakakuratan. Dalam kondisi ini, proses penyusunan data terpusat dan diperbarui secara berkala menjadi penting.
Wawan juga menilai untukmeningkatkan pertumbuhan ekonomi, program Prabowo mendorong peningkatan konsumsi masyarakat melalui bansos yang optimal. Bansos yang tepat sasaran, khususnya pada periode awal pemerintahan, akan berdampak positif pada daya beli masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









