Ekspor China Kuartal IV-2024 Ditaksir Tumbuh 7 Persen di Tengah Rencana Tarif Agresif Trump

AKURAT.CO Ekspor China tampaknya sedang berada di jalur emas, dengan proyeksi mencatatkan angka tertinggi sepanjang sejarah tahun ini. Berdasarkan survei Bloomberg, ekspor kuartal terakhir 2024 diperkirakan tumbuh 7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya sebesar 5% yang dibuat sebelum pemilu Amerika Serikat.
Kondisi ini sebagian besar dipicu oleh pembelian besar-besaran dari perusahaan internasional yang khawatir akan tarif tinggi yang direncanakan Trump. Kebijakan tarif hingga 60% yang akan diterapkan pada produk impor dari China telah mendorong pelanggan untuk melakukan pemesanan lebih cepat.
Sampai saat ini, ekspor menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi China di tengah lemahnya permintaan domestik. Bahkan, surplus perdagangan China tahun ini diproyeksikan hampir mencapai USD1 triliun, sebuah pencapaian yang luar biasa. Namun, kondisi ini juga menimbulkan kekhawatiran global akan membanjirnya barang-barang murah dari China di pasar internasional.
Di sisi lain, Bank Sentral China telah bersiap menghadapi tantangan ini dengan menyiapkan langkah-langkah kebijakan moneter. Penurunan giro wajib minimum (RRR) diperkirakan menjadi salah satu strategi untuk mendorong likuiditas dan mengimbangi dampak perang dagang yang diperkirakan semakin memanas.
"Meski ekspor China tengah bersinar, tantangan di depan tetap besar. Ketergantungan yang lebih rendah pada Amerika Serikat menjadi keunggulan, tetapi ancaman perang dagang jilid kedua ini tetap menguji ketahanan ekonomi Negeri Tirai Bambu," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










