Trump Optimistis Kebijakan Tarif Bangkitkan Industri Manufaktur AS
Demi Ermansyah | 2 Februari 2025, 23:39 WIB

AKURAT.CO Presiden AS Donald Trump percaya bahwa kebijakan tarifnya akan membawa angin segar bagi industri dalam negeri.
Dimana dengan menaikkan pajak impor untuk berbagai produk seperti minyak, baja, dan cip, Trump yakin perusahaan-perusahaan AS akan kembali berinvestasi di dalam negeri.
"Kami ingin membawa industri farmasi dan manufaktur kembali ke negara ini. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan membangun tembok tarif," kata Trump dalam pidatonya di Ruang Oval, dikutip dari reuters, Minggu (2/2/2025).
Namun, para ekonom menilai langkah ini justru bisa menjadi pedang bermata dua. Dalam beberapa tahun terakhir, tarif yang diterapkan Trump memang berhasil mendorong beberapa perusahaan untuk kembali berproduksi di AS. Namun ada beberapa efek yang masih meninggalkan bekas, diantaranya, kenaikan Biaya Produksi.
Dimana dengan hadirnya tarif impor yang lebih tinggi, bahan baku yang digunakan pabrik-pabrik AS menjadi lebih mahal. Ini bisa membuat harga jual produk melonjak, yang pada akhirnya membebani konsumen.
Bahkan tidak sedikit beberapa ekonom memperingatkan bahwa tarif yang lebih tinggi bisa mempercepat laju inflasi. Kenaikan harga bahan baku seperti baja dan minyak bisa berdampak pada berbagai sektor, termasuk otomotif dan konstruksi.
Trump berulang kali menyebut bahwa tarif ini bukan sekadar perlindungan industri, tetapi juga sumber pendapatan baru bagi pemerintah AS. Dengan pendapatan dari tarif, ia berencana memperpanjang pemotongan pajak dan memberikan berbagai insentif ekonomi.
Namun, apakah strategi ini akan berhasil? Sejauh ini, reaksi dari dunia usaha masih beragam. Beberapa sektor menyambut baik, sementara yang lain khawatir tarif ini justru akan menghambat pertumbuhan bisnis mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








