Akurat
Pemprov Sumsel

Ketika Kebijakan Trump Jadi Sumber Ketidakpastian Baru bagi The Fed

Demi Ermansyah | 13 Februari 2025, 14:41 WIB
Ketika Kebijakan Trump Jadi Sumber Ketidakpastian Baru bagi The Fed

AKURAT.CO Langkah-langkah ekonomi yang diambil oleh Presiden Donald Trump pada akhirnya mampu membawa ketidakpastian bagi keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).

Dimana, pemerintahan Trump kembali mengadopsi kebijakan perdagangan agresif dengan menaikkan tarif terhadap barang-barang dari China, menaikkan bea masuk baja dan aluminium, serta mengancam bea tambahan terhadap Kanada dan Meksiko.

Selain itu, kebijakan imigrasi yang lebih ketat juga berpotensi mempengaruhi ketersediaan tenaga kerja di AS.

Gubernur The Fed, Jerome Powell menegaskan bahwa kebijakan ekonomi Trump bisa menambah tekanan terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi, yang pada akhirnya bisa mempengaruhi langkah The Fed dalam menyesuaikan suku bunga.

"Kami akan tetap fleksibel dalam menentukan kebijakan, tetapi tentu saja kami harus mempertimbangkan berbagai faktor yang bisa berdampak pada ekonomi, termasuk kebijakan perdagangan pemerintah," kata Powell dikutip dari Bloomberg, Kamis (13/2/2025).

Baca Juga: Sabar Ya Pelaku Pasar, The Fed Tak Mau Buru-buru Pangkas Suku Bunga

Dimana dengan hadirnya kenaikan tarif impor yang diterapkan pemerintahan Trump bisa membuat harga barang naik, yang pada akhirnya bisa meningkatkan tekanan inflasi.

Jika inflasi kembali naik, The Fed mungkin akan menunda pemangkasan suku bunga lebih lama dari yang diharapkan pasar.

Di sisi lain, kebijakan imigrasi yang lebih ketat juga bisa membatasi jumlah tenaga kerja yang tersedia. Jika jumlah pekerja berkurang, pertumbuhan ekonomi bisa melambat, dan ini bisa menjadi pertimbangan bagi The Fed dalam mengambil kebijakan moneter selanjutnya.

Bahkan baru-baru ini beberapa pejabat The Fed sudah mulai memperhitungkan dampak kebijakan ekonomi Trump dalam proyeksi mereka. Namun, sebagian lainnya masih menunggu detail lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

"Kami belum memiliki gambaran penuh tentang bagaimana kebijakan ekonomi pemerintah akan berdampak ke depan, tetapi kami terus mencermatinya," ujar Powell.

Sementara itu, pasar juga masih menunggu kejelasan lebih lanjut terkait arah kebijakan ekonomi AS. Dengan ketidakpastian yang ada, pelaku pasar dan analis memperkirakan bahwa The Fed akan lebih berhati-hati dalam menentukan langkah selanjutnya.

Meski demikian, Powell memastikan bahwa The Fed tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi AS. "Kami akan membuat keputusan berdasarkan data yang ada, dengan tetap mempertimbangkan berbagai risiko yang mungkin muncul," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.