Imbas Tarif Trump, Perdagangan Global Bakal Kontraksi 0,2 Persen

AKURAT.CO Tarif terbaru Donald Trump, termasuk sebesar 245% terhadap produk impor dari China akan membuat perdagangan internasional terkontraksi pada tahun 2025 ini.
Parahnya, ini akan menekan pertumbuhan ekonomi global. Proyeksi tersebut disampaikan oleh Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Dalam laporan terbarunya mengenai sistem perdagangan global, sebelumnya pada Oktober 2024 lembaga yang berbasis di Jenewa ini mengatakan bahwa perdagangan global akan tumbuh sebesar 2,7% di tahun 2025 ini.
Baca Juga: Apple Angkut 600 Ton iPhone dari India ke AS untuk Hindari Tarif Tinggi
Namun sebagai imbas dari kebijakan perdagangan Washington, WTO kini memperkirakan penurunan atau kontraksi sebesar 0,2%.
Saat mempresentasikan outlook tersebut, Direktur Jenderal WTO, Ngozi Okonjo-Iweala, mengatakan bahwa ia sangat prihatin dengan “pemisahan” antara AS dan Cina, dan menyebutnya sebagai sebuah fenomena yang sangat mengkhawatirkan dirinya.
Ia mengatakan bahwa perdagangan antara kedua rival geopolitik ini diperkirakan akan anjlok sebesar 81-91% tanpa pengecualian untuk produk-produk teknologi seperti smartphone.
"Hal ini sama saja dengan pemisahan kedua negara dan akan menimbulkan konsekuensi-konsekuensi yang luas," tutur Iweala dikutip Kamis (17/4/2025).
Okonjo-Iweala mengatakan bahwa WTO sedang mengumpulkan negara-negara anggotanya untuk membahas apakah akan mengadakan pertemuan darurat untuk membahas situasi ini.
Dalam laporannya, organisasi ini mengatakan: "Prospek perdagangan global telah memburuk secara tajam karena lonjakan tarif dan ketidakpastian kebijakan perdagangan.
Sebelumnya, UNCTAD memperkirakan pertumbuhan PDB global bakal melambat ke 2,3% untuk tahun 2025 karena eskalasi perang dagang AS-China. Proyeksi di bawah 2,5% sendiri, menurut UNCTAD, sama artinya dengan resesi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








