Ekspor dan Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI di Kuartal II 2025

AKURAT.CO Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tren pemulihan yang solid. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,12% (yoy) pada triwulan II 2025, mengungguli capaian pada triwulan sebelumnya sebesar 4,87%. Lonjakan ekspor dan realisasi investasi menjadi dua pendorong utama kinerja tersebut.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, mengungkapkan, ekspor mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 10,67% (yoy), didorong oleh permintaan global yang tetap kuat serta peningkatan ekspor jasa, khususnya dari sektor pariwisata.
“Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara turut mendongkrak devisa dari ekspor jasa, yang semakin krusial dalam menopang pertumbuhan ekonomi,” kata Ramdan, Selasa (5/8/2025).
Baca Juga: Dorong BI Perkuat Cadangan Emas, Misbakhun: Stabilitas Moneter Akan Lebih Kokoh
Investasi juga menunjukkan tren menggembirakan dengan pertumbuhan 6,99% (yoy). Hal ini tidak lepas dari keberhasilan pemerintah menarik investor melalui penyederhanaan regulasi dan proyek strategis nasional yang berjalan secara bertahap.
Dari sisi lapangan usaha, kontribusi signifikan diberikan oleh industri pengolahan, perdagangan, serta sektor informasi dan komunikasi. Seluruh sektor utama ini tumbuh positif, mencerminkan permintaan domestik dan eksternal yang menguat.
Kendati demikian, konsumsi pemerintah mengalami kontraksi sebesar 0,33% (yoy), menandai normalisasi belanja pascapenyelenggaraan Pemilu 2024 yang sempat mendorong pengeluaran tinggi tahun lalu.
Secara spasial, pertumbuhan ekonomi merata di seluruh wilayah Indonesia, dengan kawasan Jawa sebagai kontributor terbesar. Wilayah Sulampua, Sumatera, Kalimantan, dan Balinusra turut mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya.
Baca Juga: Surplus Perdagangan Nonmigas Kuat, BI: Ketahanan Eksternal Meningkat
BI tetap memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada dalam kisaran 4,6 hingga 5,4% pada tahun 2025. Optimisme ini diperkuat oleh stabilitas makroekonomi dan keberlanjutan momentum pemulihan pascapandemi dan Pemilu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









