AKURAT.CO Shadow Economy atau Ekonomi Bayangan merujuk pada kegiatan ekonomi yang tidak tercatat secara resmi oleh pemerintah sehingga tidak masuk dalam perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB) atau pajak.
Aktivitas ini mencakup segala bentuk perdagangan, jasa, atau produksi yang dilakukan secara tersembunyi, baik karena alasan legal maupun ilegal.
Baca Juga: Ini Ciri-ciri Shadow Economy yang Dikejar Ditjen Pajak
Memahami ciri-ciri shadow economy penting agar masyarakat dan pelaku usaha dapat mengenali praktik ini serta dampaknya terhadap ekonomi formal. Berikut beberapa ciri utama shadow economy yang perlu diketahui:
-
Tidak tercatat dalam administrasi perpajakan
-
Tidak menggunakan dokumen resmi seperti faktur atau kuitansi
-
Tidak memiliki izin usaha atau legalitas hukum
-
Melakukan transaksi secara tunai tanpa bukti yang resmi
-
Menyembunyikan pendapatan untuk menghindari pajak
-
Merupakan aktivitas yang terjadi di sektor informal dan legal maupun ilegal
-
Sering melibatkan usaha yang tidak dilaporkan omzet atau penghasilannya ke pemerintah
Shadow economy tetap menjadi bagian dari aktivitas ekonomi global, dengan ciri-ciri yang memengaruhi perdagangan, pekerjaan, dan aliran uang di masyarakat.
Baca Juga: Bank Mandiri Sambut Positif Penurunan BI Rate, Perkuat Peran Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Mengetahui tanda-tandanya memberikan gambaran jelas tentang seberapa luas fenomena ini berlangsung.
Aqila Shafiqa Aryaputri (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








