Misbakhun: Kredit dan Konsumsi Jadi Kunci Ekonomi RI Melaju

AKURAT.CO Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menyebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61% pada kuartal I-2026 menjadi sinyal kuat bahwa konsumsi rumah tangga dan sektor keuangan mulai menjadi mesin utama pertumbuhan nasional.
“Pertumbuhan ekonomi kita 5,61 persen dengan inflasi yang sangat terukur 2,42 persen. Konsumsi rumah tangga juga tumbuh 5,50 persen dan memberikan kontribusi yang sangat bagus,” ujar Misbakhun dalam keterangannya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi perhatian karena level pertumbuhan 5,61% belum pernah tercapai dalam beberapa tahun terakhir, terutama di tengah tekanan global dan volatilitas pasar keuangan internasional.
Baca Juga: Misbakhun Jelaskan Bedanya Kondisi Rupiah Saat Ini dengan Rupiah Saat Krisis 1998
Misbakhun menjelaskan, pemerintah kini mulai mengarahkan fokus pada penguatan investasi dan penyaluran kredit agar target pertumbuhan ekonomi 5,8%-6,5% pada 2027 dapat tercapai sebagai batu loncatan menuju target 8%.
“Pertumbuhan kredit harus kembali naik ke level double digit untuk mendorong investasi dan sektor riil,” katanya.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2026 mencapai 5,61% secara tahunan dengan inflasi tetap berada dalam target pemerintah 2,5±1%.
Misbakhun mengatakan konsumsi rumah tangga masih menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sementara investasi melalui pembentukan modal tetap bruto menjadi faktor kedua yang menopang pertumbuhan.
Dirinya menilai sektor jasa keuangan memiliki posisi strategis karena menjadi “jantung” pembiayaan bagi UMKM, nelayan, petani hingga industri kreatif.
Pemerintah, lanjut dia, juga masih menggelontorkan subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekitar Rp40 triliun per tahun guna menjaga pembiayaan UMKM tetap tumbuh.
Baca Juga: Misbakhun: Fundamental Ekonomi RI Jauh Lebih Kuat dari 1998
“Kredit yang kuat akan memberikan multiplier effect besar terhadap investasi dan daya beli masyarakat,” ujar Misbakhun.
Ekonomi Indonesia selama beberapa tahun terakhir cenderung bergerak di kisaran 5%. Karena itu, capaian di atas 5,5% dinilai menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk mempercepat transformasi ekonomi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










