Menkeu Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2027 Tembus 6,5 Persen Karena 4 Hal Ini

AKURAT.CO Pemerintah memasang target ambisius untuk membawa ekonomi Indonesia tumbuh lebih cepat pada 2027.
Di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,8–6,5%, sekaligus menjaga disiplin fiskal dengan mempertahankan defisit anggaran di bawah 2,4% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Target tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2027 bersama Badan Anggaran DPR RI.
Baca Juga: Purbaya: Investasi Strategis Kunci Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Pemerintah menilai Indonesia memiliki modal kuat untuk melompat ke tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi berkat kombinasi posisi strategis di jalur perdagangan dunia, bonus demografi, kekayaan sumber daya alam, dan pengelolaan fiskal yang tetap terjaga.
Optimisme tersebut didukung sejumlah indikator ekonomi yang menunjukkan ketahanan nasional. Pada kuartal I-2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% secara tahunan, menjadi pertumbuhan kuartal pertama tertinggi sejak 2014.
Inflasi juga terkendali di level 3,08% pada Mei 2026, sementara neraca perdagangan mencatat surplus selama 72 bulan berturut-turut hingga April 2026. Cadangan devisa mencapai USD144,9 miliar, setara 5,6 bulan impor atau jauh di atas standar kecukupan internasional.
Untuk menjaga momentum tersebut, pemerintah menyiapkan sembilan langkah strategis, mulai dari menjaga stabilitas harga energi dan pangan, menjamin ketersediaan stok beras dan energi, meningkatkan efisiensi belanja negara, mempercepat penyerapan anggaran, hingga memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter.
"Langkah-langkah tersebut dirancang agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan aktivitas ekonomi terus bergerak di tengah tantangan eksternal," ujar Purbaya.
Salah satu mesin utama pertumbuhan yang akan didorong adalah investasi. Pemerintah menargetkan investasi tumbuh 6,5–7,5% pada 2027, terutama di sektor-sektor bernilai tambah tinggi.
Hambatan investasi akan dipangkas melalui penyederhanaan perizinan, penguatan kepastian hukum, dan peningkatan koordinasi antarinstansi.
Di sisi pembangunan, kebijakan fiskal akan difokuskan pada delapan prioritas nasional.
Termasuk kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, pembangunan infrastruktur dan perumahan, penguatan ekonomi kerakyatan serta pembangunan desa, dan percepatan penurunan kemiskinan.
Pemerintah juga akan memperkuat pertahanan, digitalisasi, tata kelola pemerintahan, serta diplomasi ekonomi sebagai program pendukung.
Meski mendorong percepatan ekonomi, pemerintah tetap menjaga prinsip kehati-hatian fiskal. Defisit APBN 2027 dirancang berada pada kisaran 1,8–2,4% terhadap PDB, dengan pendapatan negara diproyeksikan mencapai 11,82–12,40% PDB dan tax ratio naik menjadi 10,02–10,50%.
Sementara itu, belanja negara diperkirakan berada pada kisaran 13,62–14,80% PDB. Target ekonomi tersebut juga diharapkan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah menargetkan angka kemiskinan turun menjadi 6–6,5%, tingkat pengangguran terbuka berada di kisaran 4,3–4,87%, dan ketimpangan pendapatan yang tercermin dalam rasio gini membaik ke level 0,362–0,367.
Dengan kombinasi pertumbuhan yang lebih tinggi, investasi yang lebih agresif, serta pengelolaan anggaran yang tetap disiplin, pemerintah berharap 2027 menjadi tahun percepatan menuju visi Indonesia yang lebih makmur dan berdaya saing.
Tantangan global memang belum sepenuhnya reda, namun pemerintah meyakini fondasi ekonomi nasional cukup kuat untuk mengubah momentum menjadi lompatan pertumbuhan yang lebih besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








