BI Rate Naik Lagi ke 5,75 Persen, Sinyal Disiplin Moneter Kian Kuat

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 17-18 Juni 2026.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan, kebijakan tersebut ditempuh untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan menjaga inflasi tetap berada dalam target pemerintah di tengah tingginya ketidakpastian global akibat konflik Timur Tengah.
"Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global, serta langkah pre-emptive menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap dalam sasaran 2,5 persen plus minus 1 persen," kata Perry dalam konferensi pers RDG BI secara daring, Kamis (18/6/2026).
Baca Juga: BI Rate Naik 25 Bps ke 5,5 Persen Buntut Pelemahan Rupiah
Selain BI Rate, BI juga menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,75% dan Lending Facility menjadi 6,5%. Langkah tersebut diambil ketika ekonomi global masih menghadapi tekanan. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026 hanya sekitar 3%, sementara inflasi global meningkat menjadi 4,4%.
Tekanan juga datang dari pasar keuangan global. Yield US Treasury tenor 10 tahun masih tinggi di level 4,49%, sedangkan indeks dolar AS tetap kuat sehingga mendorong investor global lebih memilih aset safe haven dibandingkan instrumen negara berkembang.
Meski demikian, kondisi domestik dinilai masih relatif solid. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini berada pada kisaran 4,9-5,7%, ditopang konsumsi pemerintah, konsumsi rumah tangga, dan investasi yang masih tumbuh.
BI juga menyatakan akan terus memperkuat intervensi di pasar valas dan menjaga daya tarik instrumen keuangan domestik guna menghadapi dinamika global yang masih berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Link Nonton Piala Dunia 2026 Resmi dan Legal, Kualitas HD Bukan di Score808
- 2Di Balik Penolakan Keras Singapura ke Ekspor Satu Pintu DSI: Risiko Kehilangan Ratusan Miliar Dolar Arus Ekspor dan Devisa
- 3Prediksi Skor Uzbekistan vs Kolombia di Piala Dunia 2026: Debutan Asia Hadapi Ujian Berat dari Los Cafeteros
- 4Prediksi Skor Ghana vs Panama di Piala Dunia 2026: Duel Seimbang, Akankah Black Stars Bangkit?
- 5Prediksi Skor Belgia vs Mesir Lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 6Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Das Team Diunggulkan, Mampukah Debutan Asia Membuat Kejutan?
- 7Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di TVRI dan HP via Aplikasi Streaming
- 8Prediksi Skor Prancis vs Senegal: Les Bleus Lebih Diunggulkan, Mampukah Singa Teranga Ulangi Kejutan Bersejarah?
- 9Sempat Absen karena Sakit, Bos Maktour Penuhi Panggilan KPK
- 10Diperiksa sebagai Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Datang Bawa Buku dan Pulpen










