Gen KAMI Jabodetabek: Gedung Pemerintah di Jakarta Sebaiknya Diubah Jadi Apartemen Murah untuk Pekerja Muda

AKURAT.CO Gerakan Komunitas Aktivis Milenial Indonesia (Gen KAMI) wilayah Jabodetabek sumbang saran dalam polemik aset pemerintah pusat di Jakarta yang akan ditinggalkan setelah ibu kota negara pindah ke IKN Nusantara.
Gen KAMI Jabodetabek mengusulkan agar gedung-gedung pemerintah yang menganggur dijadikan apartemen murah untuk para pekerja muda yang berdomisi di kota-kota penyangga Jakarta namun aktivitas hariannya di pusat kota Jakarta.
Menurut Ketua Gen KAMI Jabodetabek, Prasetyo Adi, alih fungsi gedung pemerintah menjadi apartemen murah buat pekerja bisa menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan, menekan polusi udara, menekan pengeluaran, sekaligus meningkatkan produktivitas.
Baca Juga: Perkuat Developer Tanah Air, PINTU Gelar Ethereum Meetup Indonesia
Adi menjelaskan, saat ini mayoritas pekerja muda Jakarta masih tinggal di rumah orang tua mereka yang letaknya di pinggir kota, dengan waktu berangkat dan pulang kerja yang hampir sama.
"Kalau kelas pekerja bisa dapat hunian murah di tengah kota, lokasinya dekat dengan kantor, mungkin yang macet cuma trotoar seperti kota-kota besar di negara lain. Mereka mungkin cukup jalan kaki dari apartemen ke kantor masing-masing," ucap Adi dalam diskusi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Kamis (25/4/2024).
Adi meyakini minat kelompok pekerja milenial dan Generasi Z akan sangat tinggi untuk menempati apartemen murah yang dekat dengan tempat kerja mereka.
"Apartemen murah ini pasti laris karena pekerja milenial dan Gen Z ini sedang menabung sebelum berkeluarga dan membeli rumah tapak terjangkau yang hanya ada di kota-kota penyangga Jakarta," katanya.
Baca Juga: Selalu Terdepan, NasDem jadi Parpol Pertama yang Gabung ke Pemerintahan Prabowo-Gibran
Selain itu, Adi menilai langkah mendekatkan generasi muda ke lokasi bekerja bisa meningkatkan produktivitas karena tidak membuang waktu di perjalanan dan tidak melelahkan.
"Kalau bicara meningkatnya produktivitas dalam perekonomian, PDB (Produk Domestik Bruto) pun bisa terdorong, apalagi di tengah bonus demografi. Ini salah satu syarat utama meraih Indonesia Emas," ucap Adi.
Adi juga menyerukan agar pemerintah pusat dan pemerintah provinsi bersinergi menerbitkan regulasi alih fungsi gedung pemerintah menjadi apartemen murah untuk generasi muda khususnya pekerja yang baru lulus kuliah (fresh graduate).
Sebelumnya, wacana alih fungsi gedung-gedung pemerintah setelah pemindahan ibu kota negara mulai ramai mengisi ruang publik.
Baca Juga: Surya Paloh: Sekarang Tugas Kita Bersama Membangun Negeri
Sebut saja Menteri BUMN, Erick Thohir, yang menawarkan 13 aset BUMN di kawasan Monas kepada pengusaha Hong Kong. Erick menyebut hal itu sekaligus mendukung rencana PT Danareksa (Persero) untuk meningkatkan nilai aset-aset BUMN di sekitar Monas.
Sebelum Erick, ada mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang mewacanakan gedung-gedung pemerintahan yang nantinya kosong dialihkan menjadi museum, bahkan ruang terbuka hijau (RTH).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









