Akurat
Pemprov Sumsel

HEBOH Kronologi Penemuan Mayat Membusuk di Toren Air Tangsel, Berawal Curiga karena Air Keruh dan Berbusa

Shalli Syartiqa | 28 Mei 2024, 16:25 WIB
HEBOH Kronologi Penemuan Mayat Membusuk di Toren Air Tangsel, Berawal Curiga karena Air Keruh dan Berbusa

AKURAT.CO Penemuan mayat yang membusuk di dalam toren air milik warga Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, menghebohkan warga setempat.

Mayat pria yang ditemukan tidak memiliki identitas dan diperkirakan telah berada dalam toren air selama beberapa hari.

Sebelum mayat ditemukan, air yang berasal dari toren sempat terlihat keruh dan berbusa. Selain itu, muncul bau busuk yang menimbulkan kecurigaan warga.

Mayat yang ditemukan di toren air Tangsel memiliki tato bertuliskan "Devoy" di punggung sebelah kanan.

Lokasi penemuan mayat berada di Gang Samid Sian, RT 003/01, Kelurahan Pondok Aren, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, sekitar pukul 18.30 WIB, pada hari Senin (27/5/2024).

Awalnya, seorang warga bernama Sutrisno, 46 tahun, mencium bau tidak sedap dari air di rumahnya. Selain itu, air juga tidak jernih lagi dan terlihat keruh.

Sutrisno meminta istrinya untuk memeriksa toren air di belakang rumah.

Baca Juga: Heboh! Hotman Paris Posting Linda Kembali Kerasukan Arwah Vina Cirebon, Tuai Beragam Reaksi dari Netizen

Setelah diperiksa, istrinya menemukan sebuah benda sebesar bantal di dalam toren. Ia segera memberitahukan hal ini kepada mertua untuk dilakukan pengecekan ulang.

Sutrisno, istri, dan mertua kemudian bersama-sama memeriksa toren dan terkejut menemukan mayat di dalamnya.

Saat ditemukan, mayat sudah bengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap. Mereka kemudian melaporkan penemuan ini kepada pihak RT dan RW.

Aparat kepolisian bekerja sama dengan tim Inafis datang untuk mengevakuasi mayat dengan terlebih dahulu menguras air toren karena bau yang tidak sedap.

Kasi Humas Polres Tangerang Selatan AKP Agil mengonfirmasi penemuan mayat dalam toren air warga.

Namun, identitas dan penyebab kematian mayat pria tersebut belum diketahui.

"Terkait dengan peristiwa penemuan mayat, saat ini akan dilaksanakan autopsi mayat di RS Polri Soekanto Kramatdjati," kata Agil, pada Selasa (28/5/2024).

Agil menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil otopsi untuk mendapatkan penjelasan forensik mengenai identitas dan penyebab kematian mayat tersebut.

"Sementara ini masih menunggu," sambungnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.