Sempat Bentrok, Massa Unjuk Rasa 10 Tahun Kepemimpinan Jokowi Dipukul Mundur Polisi

AKURAT.CO Massa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dipukul mundur oleh polisi, dalam aksi unjuk rasa 10 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2024).
Berdasarkan pantauan dari Akurat.co, awalnya pada sekitar pukul 18.30 WIB, massa BEM SI mencoba menarik barikade beton. Namun, polisi berupaya mencegahnya sehingga tak berhasil.
Kemudian, polisi memberikan imbauan agar massa aksi membubarkan diri karena telah melewati waktu yang telah ditentukan. Setelah peringatan kedua, massa demonstran masih bertahan dan membakar spanduk orasi beserta kawat yang membatasi mereka dengan polisi.
Baca Juga: Polisi Kerahkan 1.477 Personel Amankan Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda
Selanjutnya, polisi langsung menyemprotkan water cannon beberapa kali, dilanjutkan dengan memukul mundur perlahan massa demonstran.
Sampai berita ini ditulis, massa BEM SI telah berhasil dipukul mundur dan menyebar. Sementara itu, Kawasan Patung Kuda perlahan mulai bisa dilewati oleh kendaraan karena sempat ditutup.
Sebelumnya diberitakan, massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) terlihat memadati Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, untuk berdemonstrasi terkait 10 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (22/7/2024).
Berdasarkan pantauan dari Akurat.co pada pukul 16.30 WIB, massa BEM SI tampak bergantian melakukan orasi serta mengenakan almamaternya masing-masing.
Selain itu, aparat kepolisian terlihat berjaga di sekitar Patung Kuda. Petugas juga membatasi akses ke istana dengan memasang blokade beton di Jalan Merdeka Barat. Bahkan, blokade beton tersebut memiliki kawat berduri di atasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








