Pemprov Diminta Fokus Atasi Kemiskinan Ekstrem Warga Jakarta
Citra Puspitaningrum | 8 Agustus 2024, 15:01 WIB

AKURAT.CO Fraksi Partai Demokrat meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta fokus mengentaskan kemiskinan ekstrem, sebagai tindak lanjut program pembangunan.
Hal itu disampaikan Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta, Ali Muhammad Johan, dalam pandangan umum terhadap rancangan peraturan daerah tentang Perubahan APBD Provinsi DKI Jakarta 2024.
"Fraksi Partai Demokrat meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat menyediakan anggaran yang diperlukan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem. Dengan sasaran yang ditetapkan berdasarkan Kepgub Nomor 665 Tahun 2023," katanya dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Kamis (8/8/2024).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Jakarta pada 2023 sebanyak 477,83 ribu jiwa.
Sebagai informasi, indeks kedalaman kemiskinan adalah ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan.
Sedangkan indeks keparahan kemiskinan memberikan gambaran mengenai penyebaran pengeluaran di antara penduduk miskin.
Selain meminta Pemprov DKI Jakarta fokus mengentaskan kemiskinan, Fraksi Partai Demokrat juga menyoroti penanganan kekerdilan atau stunting pada anak.
Menurut Ali, penanganan stunting tidak cukup hanya sebatas memberikan asupan gizi, tetapi juga harus disertai perbaikan lingkungan tempat tinggal warga Jakarta.
Baca Juga: Andika Rosadi Pasrah Diceraikan Nisya Ahmad
"Melakukan perbaikan program lingkungan tempat tinggal, penyediaan air bersih dan sanitasi yang baik," pungkasnya.
Sebelumnya, DPRD dan Pemprov DKI Jakarta menyetujui Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPAPBD) Tahun Anggaran 2024 naik 4,60 persen dari APBD yang telah disepakati awal.
Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengatakan, perubahan APBD tahun 2024 sebesar Rp85,47 triliun, naik 4,60 persen dari penetapan APBD tahun anggaran 2024 yaitu Rp81,7 triliun.
"Kami mengapresiasi legislatif atas dukungan terhadap eksekutif dalam mewujudkan efisiensi anggaran membangun Jakarta yang berkelanjutan," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







