Bukan Mimpi, Teknologi Desalinasi Sudah Lama Bermanfaat bagi Warga Kepulauan Seribu

AKURAT.CO Pasangan calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono (Rido), menawarkan teknologi desalinasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Kepulauan Seribu.
Juru Bicara Rido, Mulya Amri, menyebut, desalinasi atau Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) adalah teknologi yang digunakan untuk mengubah air asin menjadi air tawar sehingga dapat diminum.
Ia pun menepis jika teknologi ini dianggap sebagai program yang mengada-ada.
Sebab, program ini bukanlah hal baru dan sudah diterapkan di beberapa pulau.
"Tapi mungkin belum banyak yang tahu. Sehingga ketika orang-orang yang mendengar Bang Ridwan Kamil mengucapkan hal seperti itu, maka menjadi sesuatu hal yang baru," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/11/2024).
Data Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jakarta pada 2018, sudah ada empat pembangunan SWRO untuk air laut di wilayah Kepulauan Seribu.
Itu sudah diterapkan di Pulau Pramuka, Pulau Kelapa II, Pulau Payung dan Pulau Panggang.
Baca Juga: Ridwan Kamil Prioritaskan Lahan Pemakaman hingga SPBU Mini Apung di Kepulauan Seribu
"Itu sudah mendekati seribu sambungan rumah. Di Pulau Panggang itu ada 520 sambungan rumah, di Pulau Pramuka ada 273 sambungan rumah," ucap Mulya.
Pada tahun 2019, Suku Dinas Air Kepulauan Seribu kembali membangun tiga SWRO di tiga pulau lain.
"Ada di Pulau Kelapa, Harapan. Itu bahkan besar sekali, melayani 1.962 sambungan rumah. Di Pulau Tidung itu 1.275 sambungan rumah. Dan ada juga di Pulau Lancang," kata Mulya.
Merujuk jurnal ilmiah, ternyata sejak 1995 pemerintah pusat sudah melakukan uji coba untuk mengembangkan fasilitas SWRO yang diterapkan di Pulau Pari.
Dan sudah dilakukan penelitian oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sejak dua tahun lalu.
"Mereka melakukan survei terhadap 317 responden di Pulau Pari. Dan di sana diketahui bahwa mayoritas masyarakat itu yang dilakukan survei itu bahkan sudah menggunakan air dari hasil reverse osmosis untuk air minum dan masak," jelas Mulya.
Maka itu, berbekal pengalaman serta pemikiran yang inovatif, pasangan Rido memiliki keunggulan dengan menawarkan ide-ide yang mungkin belum diketahui warga Jakarta sepenuhnya.
Baca Juga: Bukan Hanya Sekedar Alat Politik, Ridwan Kamil-Suswono Akan Libatkan Peran Anak Muda
"Sebagian orang yang belum paham itu menganggap ini terlalu mengada-ada, ini mimpi gitu. Tapi sebetulnya ini sama sekali bukan mimpi. Ini sudah diterapkan di Pulau Seribu, sudah ribuan masyarakat Pulau Seribu yang mendapatkan manfaat dari program tersebut," papar Mulya.
"Jadi, untuk menyelesaikan masalah di Jakarta memang pemimpinnya itu harus yang siap untuk bekerja. Siap untuk berpikir kreatif, siap untuk ribet. Jadi, kami sangat mengapresiasi bahwa memang inilah yang dibutuhkan oleh Jakarta sekarang," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








