Terima Suplai Air Minum dari Jatiluhur, DPRD Jakarta Puas Apresiasi Kinerja PAM Jaya

AKURAT.CO PAM Jaya terus menunjukkan kinerja positif dalam meningkatkan cakupan layanan air bersih di Provinsi Jakarta.
Hal itu diungkapkan sejumlah Anggota Komisi C DPRD Jakarta usai kunjungan kerja ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III, Duren Sawit, Jakarta Timur, dan Cilincing Distribution Center (CDC), Jakarta Utara.
Ketua Komisi C DPRD Jakarta, Dimaz Raditya, menyatakan, pihaknya puas dengan progres pembangunan fasilitas pengolahan dan distribusi air yang dilakukan PAM Jaya.
Baca Juga: Dorong 100 Persen Air Bersih di Jakarta pada 2030, PAM JAYA Kebut Pembangunan Perpipaan
"Alhamdulillah, apa yang dikerjakan oleh Dirut PAM Jaya, Pak Arief Nasrudin, masih on the track dalam mengejar target cakupan 100 persen layanan air untuk warga Jakarta pada 2030," jelasnya, Selasa (17/12/2024).
DPRD mengapresiasi terobosan yang dilakukan PAM Jaya, termasuk rencana suplai air tambahan dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur I.
Adapun, cara kerja SPAM Regional Jatiluhur I yaitu dengan memanfaatkan air baku dari Bendungan Jatiluhur, Jawa Barat, yang dirancang untuk melayani kebutuhan air minum hingga 380 ribu sambungan rumah.
Baca Juga: Dukung Kedaulatan Air Jakarta 2030, PAM Jaya Bangun Instalasi Pengolahan Air Ciliwung di Jaksel
Dalam kunjungan tersebut, Komisi C DPRD Jakarta memastikan suplai air dari SPAM Regional Jatiluhur I dapat membantu mengurangi pengambilan air tanah di Jakarta.
Langkah ini juga diharapkan dapat menghambat laju penurunan permukaan tanah atau land subsidence, khususnya di wilayah pesisir Jakarta.
Proyek hilir SPAM Jatiluhur I ini mencakup pembangunan jaringan perpipaan transmisi dan distribusi, reservoir serta instalasi pendukung lainnya.
Baca Juga: Capai Target 100 Persen Air Bersih Warga Jakarta 2030, PAM JAYA Kebut Bangun Infrastruktur Perpipaan
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengungkapkan, SPAM Regional Jatiluhur I menjadi andalan utama dengan kontribusi 82 persen terhadap sumber air baku PAM Jaya.
"Untuk mencapai target cakupan layanan seratus persen pada 2030, kami mengandalkan tambahan pasokan dari Jatiluhur dan Bendungan Karian di Banten," ujarnya.
Selain suplai dari Jatiluhur, pembangunan IPA Buaran III juga menjadi fokus utama PAM Jaya.
Baca Juga: PAM JAYA Luncurkan Water Purifier, Kurangi Polusi Plastik demi Pembangunan Berkelanjutan
Dengan kapasitas hingga 3.000 liter per detik, instalasi ini dapat melayani 300 ribu sambungan baru.
"Kami optimistis tahun ini dapat menambah 50 ribu sambungan baru untuk rumah tangga, dan pada 2025 ditargetkan ada tambahan 130 ribu sambungan," kata Arief.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









